Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pemilu 2024, Koalisi Gerindra-PKB Lolos Presidential Threshold?

Partai Gerindra dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) resmi berkoalisi untuk Pemilu 2024 pada hari ini, Sabtu (13/8/2022).
Surya Dua Artha Simanjuntak
Surya Dua Artha Simanjuntak - Bisnis.com 13 Agustus 2022  |  17:00 WIB
Pemilu 2024, Koalisi Gerindra-PKB Lolos Presidential Threshold?
Partai Gerindra dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mendeklarasikan koalisi pada Pemilu 2024. Deklarasi berlangsung saat Rapimnas Gerindra 2022 di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Sabtu (13/8/2022). JIBI - Bisnis/Surya Dua Artha Simanjuntak
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Partai Gerindra dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) resmi berkoalisi untuk Pemilu 2024 pada hari ini, Sabtu (13/8/2022).

Pada umumnya, salah satu tujuan partai politik (parpol) membentuk koalisi adalah untuk mencapai angka ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold.

Aturan presidential threshold tertulis dalam UU No. 7 / 2017 (UU Pemilu) Pasal 222. Pasal tersebut mengatur hanya parpol atau gabungan parpol yang memperoleh setidaknya 20 persen jumlah kursi di DPR RI yang dapat mengajukan pasangan calon presiden (capres) dan wakil presiden (cawapres).

Jika dilihat dari hasil Pemilu 2019, Partai Gerindra meraih 78 kursi di DPR RI atau 13,57 persen dari total kursi yang ada. Sedangkan, PKB memperoleh 58 kursi atau 10,09 persen.

Apabila kursi Gerindra dan PKB digabung, kedua parpol memiliki 23,66 persen dari total kursi di DPR RI. Artinya, sesuai UU Pemilu, koalisi Gerindra-PKB sudah bisa mengusung capres dan cawapres pada Pilpres 2024.

Gerindra telah mendeklarasikan Prabowo Subianto sebagai capres usungannya di Pilpres 2024 pada Jumat (12/8/2022) malam. Prabowo diusung setelah dirinya menyatakan siap maju kembali di Pilpres 2024.

"Dengan ini saya menyatakan bahwa dengan penuh rasa tanggung jawab saya menerima permohonan saudara untuk bersedia dicalonkan untuk presiden republik Indonesia," ujar Prabowo dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Gerindra di Sentul International Convention Center, Bogor, Jumat (12/8/2022).

Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menegaskan, syarat berkoalisi dengan Gerindra harus setuju Prabowo Subianto jadi capres usungan koalisi. Sedangkan untuk calon wakil presiden (cawapres), menurut Dasco, akan ada perbicaraan dengan pihak PKB.

"Ya tentunya sebagai partai koalisi, PKB boleh mengusulkan nama untuk calon wakil presiden," jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Pemilu 2024 gerindra partai kebangkitan bangsa presidential threshold
Editor : Nancy Junita
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top