Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Update Perang Rusia Vs Ukraina: Zelensky Sebut Gencatan Senjata Sia-Sia

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengungkapkan bahwa peperangan atau gencatan senjata tanpa pengembalian wilayah adalah sia-sia.
Lukman Nur Hakim
Lukman Nur Hakim - Bisnis.com 23 Juli 2022  |  10:54 WIB
Update Perang Rusia Vs Ukraina: Zelensky Sebut Gencatan Senjata Sia-Sia
Presiden Jokowi tiba di Istana Maryinsky, Kyiv disambut oleh Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy di pintu masuk Istana pada Rabu sore sekitar pukul 15.00 waktu setempat, pada Rabu (29/6 - 2022) / Setpres
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengungkapkan bahwa peperangan atau gencatan senjata tanpa adanya pengembalian wilaya milik Ukraina yang diambil oleh Rusia adalah sia sia.

Menlansir laman ChanelNewsAsia, Sabtu (23/7/2022) Zelensky mengatakan, bahwa gencatan senjata dengan Rusia tanpa merebut kembali wilayah yang hilang hanya akan memperpanjang perang.

Hal ini melihat Rusia yang mungkin akan mempertahankan wilayah Ukraina yang direbut sejak invasi pada Februari hanya akan mendorong konflik yang lebih luas.

Zelensky juga mengingatkan gencatan senjata saja tanpa mengambil kembali wilayah yang direbut oleh Rusia akan memberi Rusia waktu untuk mengisi kembali persenjataan mereka untuk serangan berikutnya dan membuat peperangan antara keduanya semakin melebar dan panjang.

Pemaparan yang dikatakan oleh Zelensky berdasarkan bantuan yang diterima oleh Ukraina dari pihak Amerika Serikat (AS).

Dia mengatakan bahwa bantuan dari AS terkait sistem roket artileri mobilitas tinggi (HIMARS) membuat perbedaan kekuatan dengan Rusia menjadi semakin dekat.

"Pasokan HIMARS Barat (AS) sementara membuat perbedaan materi jauh lebih rendah daripada yang dibutuhkan Ukraina untuk membalikkan keadaan,” tutur Zelensky.

Diketahui, Rusia dan Ukraina menandatangani kesepakatan penting untuk membuka kembali pelabuhan Laut Hitam untuk ekspor biji-bijian dari Ukraina.

Hal ini untuk mengatasi krisis pangan internasional yang diperparah oleh invasi Rusia dapat diredakan.

Dengan kesepakatan ini, Zelensky mengatakan bahwa hal itu mungkin agak menstabilkan pasar, tetapi hanya akan memberikan jeda dan boomerang pada masa depan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Perang Rusia Ukraina Volodymyr Zelensky Ukraina
Editor : Nancy Junita
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top