Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Update Perang Rusia ke Ukraina: Rusia Hancurkan Gudang Rudal Bantuan NATO

Serangan rudal Rusia menghancurkan gudang penyimpanan rudal anti-kapal Harpoon yang dikirim ke Ukraina oleh negara-negara NATO.
Edi Suwiknyo
Edi Suwiknyo - Bisnis.com 18 Juli 2022  |  07:56 WIB
Update Perang Rusia ke Ukraina: Rusia Hancurkan Gudang Rudal Bantuan NATO
Reruntuhan apartemen di Donesk, Ukraina, yang terhantam rudal Rusia /Pavlo Kyrylenko - Handout via REUTERS
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA -- Rusia terus menyerang posisi fasilitas militer dan obyek strategis milik pasukan Ukraina. Serangan tersebut mencakup tempat penyimpanan senjata yang dikirim negara Barat ke Ukraina.

Laporan terbaru dari Kementerian Pertahanan (Kemhan) Rusia mencatat rudal peluncuran udara jarak jauh presisi tinggi menghantam salah satu bangunan perusahaan industri di kota Odessa.

Serangan ini menghancurkan gudang penyimpanan rudal anti-kapal Harpoon yang dikirim ke Ukraina oleh negara-negara NATO.

Sementara itu, di daerah pemukiman Krasnoarmeysk, Donetsk, sebuah peluncur dan kendaraan pengangkut dari sistem roket peluncuran ganda HIMARS buatan AS dihancurkan oleh senjata berbasis darat berpresisi tinggi.

"Sebagai hasil dari serangan pada titik penempatan batalyon ke-97 dari brigade infanteri bermotor ke-60 Angkatan Bersenjata Ukraina di daerah pemukiman Novodanilovka, wilayah Zaporozhye, hingga 65 nasionalis dan lebih dari 10 unit kendaraan khusus dihancurkan," tulis laporan tersebut, dikutip Senin (18/7/2022).

Sementara itu, serangan Pasukan Dirgantara Rusia pada titik penempatan sementara brigade mekanis ke-92 di kota Chuguev, wilayah Kharkov, menghancurkan hingga 200 personel Ukraina serta lebih dari 10 unit kendaraan lapis baja.

Rusia mengklaim bahwa akibat kerugian yang signifikan, kasus desersi di Angkatan Bersenjata Ukraina meningkat. 

"Kompi senapan dari batalyon ke-58 dari brigade pertahanan teritorial terpisah ke-104, yang secara operasional berada di bawah komandan batalyon ke-108 dari brigade serangan gunung ke-10, di daerah Donetsk dengan kekuatan penuh meninggalkan posisinya, pergi ke arah yang tidak diketahui.'

Adapun operasi-taktis dan penerbangan militer Rusia menghantam pasukan rudal dan artileri Ukraina termasuk 21 pos komando, tenaga kerja dan peralatan militer Angkatan Bersenjata Ukraina di 189 distrik per hari.

️"Pesawat tempur Angkatan Udara Rusia menembak jatuh sebuah helikopter Mi-17 Ukraina di udara dekat Slavyansk, Donetsk." 

Sementara itu, sistem pertahanan udara Rusia menghancurkan satu pesawat Su-25 Angkatan Udara Ukraina di wilayah Velikaya Kamyshevakha, wilayah Kharkiv, dan satu kendaraan udara tak berawak Ukraina di wilayah Bolshiye Prokhody, wilayah Kharkiv.

️"Rusia berhasil mencegat rudal balistik Tochka-U Ukraina di dekat desa Dmitrenko, wilayah Kherson, dan 8 peluru peluncur roket ganda Uragan dan HIMARS," tukasnya.

Secara total, sejak awal operasi militer khusus, 257 pesawat, 140 helikopter, 1.558 kendaraan udara tak berawak, 355 sistem rudal anti-pesawat, 4.084 tank dan kendaraan tempur lapis baja lainnya, 747 kendaraan tempur sistem roket peluncuran ganda, 3.151 lapangan senjata artileri dan mortir, dan juga 4.379 unit kendaraan militer khusus Ukraina hancur.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Rusia Perang Rusia Ukraina nato Ukraina
Editor : Edi Suwiknyo
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top