Bisnis.com, JAKARTA -- Polri menjadi salah satu institusi negara yang mengalami kenaikan anggaran secara simultan selama 5 tahun terakhir. Pada tahun 2021 lalu misalnya, anggaran Polri masih di kisaran Rp102.2 triliun. Pada tahun 2026 alokasi belanja untuk Polri direncanakan meningkat menjadi Rp145,6 triliun.
Adapun, berdasarkan buku Nota Keuangan RAPBN 2026, rencana alokasi anggaran ini naik dibandingkan outlook tahun 2025 yang rencananya realisasinya akan sebesar Rp138,5 triliun.
Kalau merunut data tersebut, belanja Polri tahun 2026 diarahkan untuk program profesionalisme SDM Polri sebesar Rp1,2 triliun; program penyelidikan dan penyidikan tindak pidana sebesar Rp3,6 triliun; program modernisasi almatsus dan sarana prasarana Polri Rp52,7 triliun.
Selanjutnya, anggaran paling jumbo Polri terdapat dari program dukungan manajemen senilai Rp73 triliun. Tidak jelas apa yang dimaksud dengan dukungan manajemen di sini. Sementara sisanya dialokasikan untuk program pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat Rp14,9 triliun.
Serapan Anggaran Polri
Polri menyampaikan telah merealisasikan anggaran belanja 2025 sebesar Rp69,1 triliun atau sekitar 48,67% hingga Juni 2025.
Baca Juga
Asisten Kapolri bidang Perencanaan Umum dan Anggaran (Asrena Kapolri) Komjen Wahyu Hadiningrat mengatakan anggaran itu diserap dari total anggaran Polri 2025 sebesar Rp142 triliun. "Berdasarkan aplikasi Omspan KemenkeuRI per 30 Juni 2025, realisasi Anggaran Polri Tahun 2025 sebesar Rp69,1 triliun atau 48,67%," ujarnya di kompleks Senayan, Senin (7/7/2025).
Dia menjelaskan, realisasi anggaran itu digunakan untuk sejumlah jenis belanja mulai dari pegawai sebesar Rp35,9 triliun; belanja barang Rp13,1 triliun; dan belanja modal Rp20 triliun.
Selanjutnya, dia merincikan juga berdasarkan realisasi berdasarkan program hingga Juni 2025. Misalnya, untuk program profesionalisme SDM Polri sebesar Rp1,1 triliun.
Kemudian, program penyelidikan dan penyidikan tindak pidana sebesar Rp2,8 triliun; modernisasi almatsus dan sarana prasarana Polri Rp24,9 triliun; program pemeliharaan kamtibmas Rpp9,5 triliun; dan program dukungan manajemen Rp30,6 triliun.
Di samping itu, dia juga mengemukakan bahwa pihaknya memiliki anggaran untuk pelaksanaan program prioritas nasional Polri untuk TA 2025 sebesar Rp16,3 triliun. Dari belasan triliun itu, total anggaran program prioritas nasional ini baru terserap Rp5,6 triliun atau sebesar 34,53%. "Dalam pelaksanaan Program Prioritas Nasional Polri Tahun Anggaran 2025 dengan nilai anggaran sebesar Rp16,3 triliun telah dilakukan realisasi sebesar Rp5,6 triliun atau 34,53%," pungkasnya.