Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kejagung Periksa Tiga Tersangka Kasus Impor Baja sebagai Saksi Mahkota

Kejagung memeriksa 3 orang tersangka sebagai saksi mahkota dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi impor besi atau baja, baja paduan dan produk turunannya
Setyo Aji Harjanto
Setyo Aji Harjanto - Bisnis.com 06 Juli 2022  |  09:16 WIB
Kejagung Periksa Tiga Tersangka Kasus Impor Baja sebagai Saksi Mahkota
Logo Kejaksaan RI di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta. - Bisnis/Samdysara Saragih

Bisnis.com, JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) memeriksa 3 orang tersangka sebagai saksi mahkota dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi impor besi atau baja, baja paduan dan produk turunannya tahun 2016 sampai 2021.

Saksi mahkota adalah saksi yang saling memberikan kesaksian terhadap tersangka lainnya. Ketiga tersangka dimaksud yakni TB, diperiksa sebagai saksi untuk memberikan keterangan atas nama tersangka BHL dan tersangka T terkait peran para tersangka dalam impor besi baja, baja paduan, dan produk turunannya periode 2016-2021.

"Tersangka T, diperiksa sebagai saksi untuk menerangkan terkait pengurusan/pembuatan surat penjelasan (sujel) atas impor 6 perusahaan serta menjelaskan keterangan mengenai peran tersangka TB dan tersangka BHL dalam impor besi baja, baja paduan, dan produk turunannya periode 2016-2021," kata Kapuspenkum Kejagung Ketut Sumedana dalam keterangan resmi, dikutip Rabu (6/7/2022).

Terakhir, tersangka BHL, diperiksa sebagai saksi untuk menjelaskan terkait peranan tersangka TB dan tersangka T dalam impor besi baja, baja paduan, dan produk turunannya periode 2016-2021.

Selain itu, Kejagung juga memeriksa 4 orang saksi untuk tersangka TB, Tersangka T, tersangka BHL, dan 7 orang saksi untuk 6 tersangka Korporasi dalam kasus ini.

"Pemeriksaan saksi dilakukan untuk memperkuat pembuktian dan melengkapi pemberkasan dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam impor besi atau baja, baja paduan dan produk turunannya tahun 2016 sampai dengan 2021," kata Ketut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kejaksaan Agung korupsi IMPOR BAJA PADUAN
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top