Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Penyidik Sita Dokumen dari Eks Mendag Muhammad Lutfi

Penyidik Kejaksaan Agung menyita dokumen dari tangan eks Mendag Muhammad Lutfi.
Lukman Nur Hakim
Lukman Nur Hakim - Bisnis.com 22 Juni 2022  |  22:46 WIB
Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung Supardi. - Antara
Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung Supardi. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) telah selesai memeriksa Eks Menteri Perdangan Muhammad Lutfi di Gedung Bundar Kejaksaan Agung (Kejagung), Rabu (22/06/2022) pada malam hari.

Direktur Penyidikan (Dirdik) pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Supardi mengatakan bahwa proses penyelidikan M.Lutfi sudah cukup dan menunggu berkas lainnya.

“Pemeriksaan sudah dari pagi sampai malam, dan itu sudah cukup,” ujar Supardi, Rabu (22/06/2022) di Gedung Bundar Kejagung. 

Penyidik, kata Supardi, telah mencecar sebanyak 15 pertanyaan dan menyita dokumen dari tangan eks Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi.

Dokumen yang disita terkait dengan kasus mafia minyak goreng yang saat ini tengah disidik penyidik Gedung Bundar.

"Dia sampaikan, ada dokumen yang disita," ujarnya.

Lutfi diperiksa oleh tim penyidik Kejagung sedari pukul 09.10 WIB dan akhirnya selesai diperiksa pada pukul 21.12 WIB. Selama dua belas jam pemeriksaan yang dilakukan, tim penyidik belum menetapkan Muhammad Lutfi sebagai tersangka.

Sebelumnya, berdasarkan pantauan tim Bisnis di Kejagung, Lutfi datang dengan menggunakan mobil X-Pander berwana hitam pada Rabu, (22/06/2022) pukul 09.10 WIB.

Lutfi datang menggunakan kemeja batik abu-abua dengan list warna biru dan membawa tas laptop ditangannya. 

Pemanggilan ini merupakan kelanjutan perkara dugaan tindak pidana korupsi mafia minyak goreng yang menjerat Kementerian Perdagangan.

Adapun kejaksaan berhasil menetapkan lima orang tersangka terkait perkara korupsi mafia minyak goreng.

Para tersangka tersebut adalah Senior Manager Corporate Affair Permata Hijau Group Stanley MA, Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri pada Kementerian Perdagangan (Kemendag) Indrasari Wisnu Wardhana, Komisaris PT Wilmar Nabati Indonesia Parulian Tumanggor, General Manager PT Musim Mas Togar Sitanggang dan Penasihat Kebijakan Independent Research & Advisory Indonesia (IRAI) Lin Che Wei alias Weibinanto Halimdjati.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kejaksaan Agung muhammad lutfi Mafia minyak goreng
Editor : Edi Suwiknyo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Banner E-paper
To top