Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Perang Kian Sengit! Pasukan Rusia Duduki 42 Kota di Ukraina

Pasukan Rusia telah menduduki 42 kota di Ukraina timur dalam beberapa hari terakhir.
Szalma Fatimarahma
Szalma Fatimarahma - Bisnis.com 25 April 2022  |  17:37 WIB
Pasukan Rusia menggunakan tank dan senjata untuk membombardir kota-kota di Ukraina - Ukrinform.net
Pasukan Rusia menggunakan tank dan senjata untuk membombardir kota-kota di Ukraina - Ukrinform.net

Bisnis.com, JAKARTA — Pasukan Rusia telah menduduki 42 kota di Ukraina timur dalam beberapa hari terakhir, sejak pertempuran sengit yang terjadi di wilayah Ukraina timur.

Pertempuran tersebut terjadi antara pasukan Rusia dengan Ukraina di sepanjang 482 kilometer garis pertahanan yang ada di bagian timur Ukraina.

Mayor Jenderal Rustam Minnekayev menegaskan bahwa pertempuran akan semakin intensif setelah Presiden Rusia Vladimir Putin telah mengisyaratkan ambisinya untuk dapat mengambil kontrol penuh pada wilayah selatan Ukraina.

Minnekayev juga menambahkan bahwa salah satu tujuan Rusia adalah untuk mengendalikan penuh kota Donbas dan Ukraina selatan. Menurutnya, hal tersebut memberikan peluang kepada Rusia untuk mengontrol pelabuhan Laut Hitam Ukraina yang akan dilalui oleh sejumlah muatan penting seperti produk pertanian dan metalurgi yang akan dikirimkan ke negara lain.

Dilansir Deccan Herald, melalui International New York Times, Senin (25/4) Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky tampak telah memberikan tanggapannya terhadap pernyataan Minnekayev tersebut.

Zelensky meminta agar pasukan Rusia dapat mengingat bahwa banyak rencana Kremlin yang telah dihancurkan oleh tentara dan rakyat di negaranya.

Sebelumnya, Zelensky mengatakan Rusia tengah mengincar negara lain. Menurutnya invasi Rusia ke negaranya merupakan sebuah permulaan. 

Peringatan Zelensky muncul setelah seorang jenderal Rusia ingin kontrol penuh atas Ukraina selatan. Wakil Komandan Militer Distrik Militer Pusat Rustam Minnekayev diketahui menyebutkan kendali penuh atas Ukraina selatan akan memberi Rusia akses ke Transnistria, bagian barat Moldova yang kini diduduki Rusia.

"Semua bangsa yang, seperti kita, percaya pada kemenangan hidup atas kematian harus berjuang bersama kita. Mereka harus membantu kita, karena kita adalah barisan pertama. Dan siapa yang akan datang selanjutnya?" kata Zelensky dilansir dari The Independent, Sabtu (23/4/2022).

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Rusia Ukraina Perang Rusia Ukraina
Editor : Fitri Sartina Dewi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top