Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Vaksin Nusantara Terawan, Komisi IX DPR RI Duga Ada Kongkalikong IDI dengan Korporasi Farmasi

Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi NasDem, Irma Suryani Chaniago menduga ada kongkalikong antara PB IDI dengan perusahaan vaksinasi.
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 04 April 2022  |  18:10 WIB
Vaksin Nusantara Terawan, Komisi IX DPR RI Duga Ada Kongkalikong IDI dengan Korporasi Farmasi
Wakil Ketua MPR Ahmad Basarah disuntik vaksin penguat atau booster menggunakan vaksin Nusantara, oleh Terawan Agus Putranto. Padahal, beberapa waktu sebelumnya mantan Menteri Kesehatan itu baru dipecat keanggotaannya oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI). JIBI - Bisnis/Nancy Junita @officialsahabatbasarah
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi NasDem, Irma Suryani Chaniago menduga ada kongkalikong antara Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) dengan perusahaan vaksinasi.

Dia menilai, PB IDI tidak mendukung pengembangan vaksin Nusantara yang dilakukan oleh dokter Terawan Agus Putranto.

"Saya terus terang curiga, ada apa IDI dengan korporasi farmasi? Hubungannya apa? Masa kok malah gak dukung produksi anak bangsa tapi mencari alasan dengan isu yang gak jelas,"katanya dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi IX DPR RI dan PB IDI, dikutip dari YouTube Komisi IX DPR RI, Senin (4/4/2022).

Menurutnya, tudingan IDI terhadap Terawan yang dinilai terlalu mempromosikan diri tidak terbukti.

"Yang ditemukan adalah testimoni oleh pasien dan itu hak asasi manusia. IDI tidak berhak melarang itu," katanya.

Untuk itu, Irma mengusulkan revisi terhadap Undang-Undang Praktik Kedokteran sehingga PB IDI tidak semena-mena terhadap anggotanya.

Pasalnya, dalam UU Praktik Kedokteran disebutkan bahwa penerbitan Surat Izin Praktik (SIP) oleh pemerintah harus dengan rekomendasi IDI.

Dengan demikian, seorang dokter yang akan berpraktik harus menjadi anggota IDI agar mendapatkan rekomendasi untuk mendapatkan SIP.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ikatan dokter indonesia dokter terawan Vaksin Nusantara
Editor : Nancy Junita
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top