Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PNBP JAMPidsus Kejagung Hanya Ratusan Miliar, DPR: Seharusnya Bisa Triliunan Itu

Komisi III DPR mengkritisi penerimaan negara bukan pajak (PNBP) yang telah diraih Jaksa Agung Muda bidang Pidana Khusus (JAMPidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) pada tahun 2021 lalu.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 23 Maret 2022  |  18:48 WIB
Anggota Fraksi Demokrat Benny K Harman. - Demokrat.or.id
Anggota Fraksi Demokrat Benny K Harman. - Demokrat.or.id

Bisnis.com, JAKARTA - Komisi III DPR mengkritisi penerimaan negara bukan pajak (PNBP) yang telah diraih Jaksa Agung Muda bidang Pidana Khusus (JAMPidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) pada tahun 2021 lalu.

Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Partai Demokrat Benny Kabur Harman mengemukakan seharusnya JAMPidsus Kejagung bisa meraih PNBP hingga triliunan, namun pada kenyataannya hanya ratusan miliar yang dicapai sepanjang tahun 2021.

Benny menilai bahwa capaian JAMPidsus tersebut masih belum maksimal. Padahal, menurut Benny, dari target capaian PNBP sebesar Rp200 miliar, JAMPidsus bisa meraih 20 kali lipat.

"Seharusnya mungkin Kejaksaan Agung juga bisa hingga 20 kali lipat dari target Rp200 miliar itu. Jadi apakah PNBP ini sudah maksimal atau belum," tuturnya di Gedung DPR, Rabu (23/3).

Menurut Benny, sewaktu dirinya menjabat sebagai Ketua Komisi III DPR pada tahun 2017 lalu, dirinya sempat menghitung seharusnya PNBP Kejaksaan Agung bisa mencapai Rp20 triliun lebih.

"Kenapa sekarang kok tiba-tiba diamputasi hingga ratusan miliar itu saja," katanya.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dpr Kejaksaan Agung
Editor : Andhika Anggoro Wening

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top