Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Rusia-Ukraina Saling Klaim Keberhasilan Militernya Masing-masing

Rusia mengklaim telah menghancurkan ribuan fasilitas militer Rusia. Sementara, Ukraina mengaku telah berhasil menewaskan 14.000 prajurit Rusia.
Edi Suwiknyo
Edi Suwiknyo - Bisnis.com 18 Maret 2022  |  12:01 WIB
Rusia-Ukraina Saling Klaim Keberhasilan Militernya Masing-masing
Pemandangan menunjukkan konvoi pasukan pro-Rusia saat konflik Ukraina-Rusia di luar kota Volnovakha yang dikuasai separatis di wilayah Donetsk, Ukraina, Sabtu (12/3/2022). - Antara/Reuters

Bisnis,com, JAKARTA – Rusia dan Ukraina saling mengklaim keberhasilan militernya masing-masing selama peperangan yang berlangsung sejak 24 Februari 2022 lalu.

Juru Bicara Kementerian Pertahanan Rusia Igor Konashenkov memaparkan bahwa serangan Angkatan Bersenjata Rusia sukses mengambil alih pemukiman Novomayorskoe dan Prechistovka.  

Kemajuan untuk hari itu adalah 10 kilometer,” kata Igor dalam keterangan resminya yang dikutip Jumat (18/3/2022). 

Sementara itu, pada siang hari, penerbangan dan artileri pertahanan udara pasukan Rusia menembak 1 helikopter Mi-24 Ukraina di dekat desa Belki, serta lima kendaraan udara tak berawak Ukraina, termasuk satu Bayraktar TB-2. 

Adapun pesawat operasional-taktis tak berawak Rusia berhasil menghantam 29 fasilitas militer Ukraina di antaranya 1 instalasi sistem peluncuran roket ganda, 3 pos komando, 1 pos komando brigade lapangan, 6 depot amunisi, dan 14 tempat penimbunan peralatan militer. 

Sejak awal operasi militer khusus, lanjut Igor, fasilitas militer Ukraina yang telah dihancurkan antara lain 182 pesawat dan helikopter Ukraina, 177 kendaraan udara tak berawak, 1.393 tank dan kendaraan tempur lapis baja lainnya, 134 peluncur roket ganda, 523 artileri lapangan dan mortir, serta 1.182 unit kendaraan militer khusus.

Klaim Pihak Ukraina

Sementara itu, Ukraina mengklaim jumlah kerugian pihak Rusia dalam operasi khusus di Ukraina yang sudah berlangsung sejak tanggal 24 Februari 2022 terus bertambah. Satu persatu kendaraan tempur rontok dan belasan ribu prajurit Rusia dikabarkan meregang nyawa di tanah Ukraina.

Selama 24 jam terakhir, misalnya, Ukraina mengklaim telah berhasil menghancurkan pos komando dan unit pendukung Militer ke-35 Distrik Militer Timur Angkatan Bersenjata federasi Rusia. 

Selain itu, sehari sebelumnya, pasukan Ukraina menghancurkan 10 target udara antara lain 2 pembom tempur Su-34, 3 Pesawat tempur Su-34 SM, tiga helikopter dan UAV.

Ukraina mengklaim jumlah personel Angkatan Bersenjata Rusia yang tewas sekitar 14.000. Jumlah ini naik 200 orang dibandingkan dengan laporan yang dirilis otoritas Kiev sehari yang lalu. 

“Total kerugian tempur musuh hingga 17 Maret, personel sekitar 14.000.”

Ukraina juga mencatat Rusia kehilangan 444 tank, APV 1435, sistem artileri 201, MLRS 72, sistem persenjataan anti-pesawat 43, pesawat 86, helikopter 108, dan kendaraan sebanyak 864.  

Kementerian Pertahanan Rusia mempresentasikan dokumen yang mengkonfirmasi kerja sama Amerika Serikat dan Ukraina dalam produksi senjata biologis.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Rusia Ukraina Perang Rusia Ukraina
Editor : Edi Suwiknyo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top