Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Wapres Ma'ruf Amin Minta Polisi Tindak Tegas Spekulan Pangan

Aparat penegak hukum diminta untuk menindak tegas para spekulan penimbun bahan pokok pangan atau komoditas lainnya.
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 11 Maret 2022  |  12:50 WIB
Wapres Ma'ruf Amin Minta Polisi Tindak Tegas Spekulan Pangan
Wapres Ma'ruf Amin meminta agar ketersediaan bahan pokok pangan baik beras dan nonberas tetap terjaga menjelang Ramdahan dan lebaran. - JIBI/Aprianus Doni Tolok
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin meminta aparat penegak hukum menindak tegas para spekulan penimbun bahan pokok pangan atau komoditas lainnya sehingga pemenuhan kebutuhan masyarakat terganggu. 

"Ini harus ditindak tegas karena kalau tidak akan menimbulkan kelangkaan dan berpengaruh pada kenaikan harga di tengah masyaraka," katanya kepada awak media, Jumat (11/3/2022). 

Menurutnya, kenaikan harga komoditas serta bahan pokok pangan menjelang Ramadhan dan Idulfitri biasa terjadi tetapi dalam batas yang wajar. 

Selain itu, Wapres juga meminta agar ketersediaan bahan pokok pangan baik beras dan nonberas tetap terjaga. 

Saat ini, kata Wapres, berdasarkan laporan Kepala Bulog dan Menteri Pertanian, ketersediaannya masih aman dan mencukupi. 

Namun, Wapres mewanti-wanti terkait kelancaran distribusi hingga imbauan kepada para pengusaha terkait untuk tidak melakukan ekspor selama kebutuhan dalam negeri belum tercukupi. 

"Jangan melakukan ekspor sepanjang ada kebutuhan dalam negeri atau kebutuhan dalam negeri belum tercukupi, termasuk beras, minyak goreng dan yang lainnya," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bahan pokok Ma'ruf Amin
Editor : Edi Suwiknyo
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top