Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Dampak Merapi Keluarkan Awan Panas Guguran, Tiga Lokasi Wisata Ditutup

Sejumlah lokasi wisata di sekitar Gunung Merapi ditutup menyusul setelah terjadinya awan panas guguran (APG) Gunung Merapi.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 10 Maret 2022  |  19:05 WIB
Dampak Merapi Keluarkan Awan Panas Guguran, Tiga Lokasi Wisata Ditutup
Arsip - Gunung Merapi saat terlihat meluncurkan lava pijar dari Turi, Sleman, Yogyakarta, Minggu (25/4/2021). - Antara/Hendra Nurdiyansyah
Bagikan

Bisnis.com, SLEMAN – Sejumlah lokasi wisata di sekitar Gunung Merapi ditutup menyusul setelah terjadinya awan panas guguran (APG) Gunung Merapi pada Rabu (9/3/2022) malam hingga Kamis (10/3/2022) dini hari.

Lokasi wisata itu ditutup untuk mengantisipasi bencana. Lokasi wisata yang sudah ditutup, yakni wisata Bukit Klangon di Kelurahan Glagaharjo, Bunker Kaliadem di Kelurahan Kepuharjo dan Petilasan Rumah Mbah Maridjan di Kelurahan Umbulharjo.

Kapolda DIY Irjen Pol Asep Suhendar mengarahkan agar aktivitas pariwisata di wilayah kawasan rawan bencana (KRB) segera ditutup sebagai bentuk antisipasi bencana.

Hal itu disampaikan kapolda dalam rapat koordinasi pasca awan panas guguran (APG) Gunung Merapi pada Rabu (9/3/2022) malam hingga Kamis (10/3/2022) dini hari.

Selain kapolda, rapar itu dihadiri Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa. Keduanya berkoordinasi dengan Forum Komunikasi Pimpinan Kapanewon (Kecamatan) Cangkringan di Balai Kelurahan Kepuharjo, Kamis (10/3/2022).

Dalam koordinasi pasca-APG ini dibahas beberapa hal. Salah satunya terkait penutupan aktivitas tambang galian C.

 Selain itu, Kapolda DIY juga berpesan agar mengantisipasi penularan Covid-19 di barak pengungsian apabila nantinya ada yang mengungsi.

Menurut  Danang Maharsa, kondisi terkini di lereng Merapi Sleman sudah aman terkendali.

"Alhamdulillah masyarakat yang tadi malam sempat mengungsi di barak, hari ini sudah kembali ke kediaman masing-masing," katanya.

Danang berpesan agar masyarakat juga tetap waspada dan memantau perkembangan situasi Merapi. Terkhusus masyarakat lansia dan balita jika situasi Merapi mengkhawatirkan.

Danang mengimbau untuk mencari tempat aman, yakni di pengungsian barak terlebih dahulu.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap siaga, masyarakat yang tidak berkepentingan diharapkan jangan mendekat dan melakukan aktivitas di area KRB III," katanya.

Dikatakan, untuk keamanan agar surat-surat penting dijadikan dalam satu wadah, sehingga apabila terjadi hal yang tidak diinginkan bisa langsung dibawa menyelamatkan diri.

"Kesiapsiagaan tim dari BPBD Sleman, SAR, serta para relawan sudah siap siaga dalam mengantisipasi apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

wisata merapi

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top