Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Doa Saat Mendengar Ramalan Buruk

Berikut ini doa saat mendengar ramalan buruk bagi umat Islam.
Setyo Puji Santoso
Setyo Puji Santoso - Bisnis.com 29 Januari 2022  |  12:25 WIB
Ilustrasi berdoa setelah membaca Al-Quran - nu.or.id
Ilustrasi berdoa setelah membaca Al-Quran - nu.or.id

Bisnis.com, SOLO - Setiap orang pasti tidak menginginkan sesuatu yang buruk terjadi.

Namun demikian, terkadang kita tak jarang mendengar kabar atau ramalan buruk yang akan terjadi di masa depan, baik soal rezeki, jodoh, kesehatan, maupun bencana alam.

Menyikapi hal demikian, sebagai orang muslim diminta untuk tidak takut secara berlebihan.

Sebab, segala sesuatu yang terjadi di dunia sudah menjadi ketetapan Allah SWT.

Oleh karena itu, saat mendengar ramalan buruk akan terjadi, diminta selalu berdoa kepada Allah SWT untuk meminta perlindungan.

Berikut ini doa yang bisa dilafalkan saat mendengar ramalan buruk seperti dikutip dari laman NU Online.

"Allâhumma lâ ya’tî bil hasanâti illâ anta, wa lâ yadzhabu bis sayyi’âti illâ anta, wa lâ haula wa lâ quwwata illâ billâh"

Artinya, “Tuhanku, tidak ada yang mendatangkan kebaikan kecuali Engkau. Tiada pula yang menghilangkan keburukan kecuali Engkau. Tiada daya dan upaya kecuali dengan kekuatan Allah.”

Doa tersebut berasal dari Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Imam An-Nawawi dalam kitab Al-Adzkar yang diartikan sebagai berikut.

“Kami diriwayatkan di kitab Ibnu Sinni dan selainnya dari ‘Uqbah bin Amir Al-Juhani, ia berkata bahwa Rasulullah SAW ditanya tentang ramalan. Rasulullah SAW menjawab, ‘Yang paling (mendekati) benar adalah yang memberikan harapan. Itu tak dapat menolak seorang Muslim. Bila kamu melihat tanda-tanda yang tak kamu sukai dari sebuah ramalan, hendaklah kamu berdoa, ‘Tuhanku, tidak ada yang mendatangkan kebaikan kecuali Engkau. Tiada pula yang menghilangkan keburukan kecuali Engkau. Tiada daya dan upaya kecuali dengan kekuatan Allah,’’.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

doa
Editor : Setyo Puji Santoso

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top