Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Top! 61,5 Persen Pemilih Anies Puas dengan Kinerja Jokowi

Mayoritas pemilih Anies Baswedan menyatakan puas dengan kinerja Presiden Jokowi.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (tengah) berorasi saat menemui buruh yang berunjuk rasa menolak besaran kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) di depan Balai Kota DKI Jakarta, Senin (29/22/2021). Anies Baswedan pada kesempatan tersebut mengatakan formula penetapan UMP yang tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan tidak cocok diterapkan di Jakarta. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/rwa.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (tengah) berorasi saat menemui buruh yang berunjuk rasa menolak besaran kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) di depan Balai Kota DKI Jakarta, Senin (29/22/2021). Anies Baswedan pada kesempatan tersebut mengatakan formula penetapan UMP yang tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan tidak cocok diterapkan di Jakarta. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/rwa.

Bisnis.com, JAKARTA -- Sebanyak 61,5 persen pemilih Anies Baswedan mengaku puas dengan kinerja Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Sementara 37,7 persen menyatakan kurang atau sama sekali tidak puas.

Simpulan tersebut terungkap dalam survei Indikator Politik yang dipublikasikan pada Minggu (9/1/2022) kemarin. Survei tersebut sekaligus mematahkan asumsi bahwa basis pemilih Anies anti terhadap kebijakan pemerintah Jokowi. 

"Mayoritas merasa puas dengan kerja Presiden Joko Widodo," demikian dikutip melalui paparan survei, Senin (10/1/2022).

Meski mayoritas puas dengan kinerja pemerintahan Presiden Jokowi, namun persentase basis pendukung Anies masih lebih rendah dibandingkan dengan basis pendukung Ganjar Pranowo yang tingkat kepuasannya terhadap kinerja Jokowi mencapai 83,4 persen, atau Prabowo yang mencapai 68,3 persen.

Sebelumnya, sebanyak 71,4 persen responden mengaku puas atas kinerja Presiden Joko Widodo atau Jokowi berdasarkan hasil terkini Survei Indikator Politik Indonesia.

Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi menyampaikan bahwa variabel yang paling mempengaruhi tingkat kepuasan masyarakat kepada Presiden adalah kondisi perekonomian.

“Baik secara nasional maupun secara rumah tangga, mereka yang mengatakan kondisi [ekonomi] mengalami perbaikan ada peningkatan. Itu menjelaskan mereka yang puas terhadap kinerja presiden itu mencapai 71,4 persen,” katanya dalam konferensi pers virtual, Minggu (9/1/2022).

Kemudian, sambung Burhanuddin, kepuasan terhadap kinerja Presiden juga dipengaruhi oleh faktor penanganan pemerintah dalam pengendalian pandemi Covid-19.

Lebih lanjut, kepuasan terhadap kinerja presiden pada survei kali ini jauh meningkat jika dibandingkan dengan hasil pada pertengahan tahun lalu atau Juli 2021 yang hanya mencapi 59 persen.

Adapun, vaksin bertajuk ‘Pemulihan Ekonomi Pasca-Covid-19, Pandemic Fatigue, dan Dinamika Elektoral Jelang Pemilu 2024, dilakukan pada 3-11 Desember 2021.

Surveo ini dilakukan terhadap 2020 responden dengan jumlah sampel basis 1.020 responden yang tersebar proporsional di 34 provinsi dan dilakukan penambahan 800 responden dari Jawa Timur.

Dengan asumsi metode simpel random sampling, ukuran sampel basis 1.220 responden memiliki toleransi kesalahan (margin of error) sekitar 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Edi Suwiknyo
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper