Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bakal Dilaporkan ke Polisi soal Bisnis PCR, Begini Reaksi Luhut

Menko Marves Luhut Pandjaitan angkat bicara terkait dirinya akan dilaporkan ke polisi soal dugaan bisnis PCR.
Setyo Aji Harjanto
Setyo Aji Harjanto - Bisnis.com 15 November 2021  |  13:23 WIB
Bakal Dilaporkan ke Polisi soal Bisnis PCR, Begini Reaksi Luhut
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan memberikan keterangan kepada wartawan usai menjalani klarifikasi terkait laporannya terhadap Haris Azhar dan Fatia Maulidiyanti di Polda Metro Jaya, Senin (27/9/2021). - Antara
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan tak ambil pusing soal dirinya akan dilaporkan ke polisi, terkait dugaan bisnis Polymerase Chain Reaction (PCR). Laporan ini akan dilayangkan Aktivis ProDemokrasi (Prodem).

"Ya tidak apa apa. Tidak ada masalah. Kan gampang aja nanti diaudit aja," kata Luhut di Polda Metro Jaya, Senin (15/11/2021).

Luhut pun mengaku siap untuk diaudit terkait dugaan Bisnis tes PCR. Menurutnya, dengan diaudit nantinya akan keluar data terkait dugaan tersebut.

Dia pun mengingatkan bahwa untuk bicara sesuatu diperlukan data, bukan hanya perasaan semata.

"Kan saya udah bilang. Kalau diaudit. Kita juga harus belajar bicara itu dengan data jangan pake perasaan atau rumor. Itu kan kampungan kalau bicara katanya katanya kan capek-capekin aja hanya untuk cari popularitas. Paling mudah kan suruh dia audit," ujar Luhut.

Adapun, nama Menko Luhut dan Menteri BUMN Erick Thohir menjadi sorotan publik setelah disebut terlibat dalam bisnis tes PCR melalui PT GSI.

Sementara itu, Deputi Bidang Koordinasi Investasi dan Pertambangan Kemenko Kemaritiman dan Investasi (Marves) Septian Hario Seto menjelaskan kronologi nama Luhut terlibat dalam bisnis PCR.

Seto mengatakan PT GSI didirikan murni untuk membantu penyelesaian kendala yang dialami Indonesia pada masa awal pandemi yaitu keterbatasan alat tes PCR.

Adapun, dalam pendirian PT GSI, dua perusahaan yang terafiliasi dengan Luhut, yaitu PT Toba Sejahtera dan PT Tiba Bumi Energi tercatat mengempit saham di PT GSI. PT Toba Sejahtera dan PT Toba Bumi Energi mengantongi 242 lembar saham senilai Rp242 juta di sana.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Luhut Pandjaitan Tes PCR PCR
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top