Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Terkait Formula E, Ini Alasan Giring Sebut Anies Baswedan Pembohong

Bahas kinerja Gubernur DKI Jakarta dan rencana Formula E, Giring Ganesha sebut Anies Baswedan pembohong.
Restu Wahyuning Asih
Restu Wahyuning Asih - Bisnis.com 28 September 2021  |  12:34 WIB
Giring Ganesha menyampaikan kritiknya terhadap Anies Baswedan terkait Formula E - Youtube/Deddy Corbuzier
Giring Ganesha menyampaikan kritiknya terhadap Anies Baswedan terkait Formula E - Youtube/Deddy Corbuzier

Bisnis.com, SOLO - Giring Ganesha mengatakan bahwa dirinya berani mengkritik Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan karena kinerja yang tak optimal.

Menurut Giring, Anies berpura-pura Jakarta baik-baik saja untuk kepentingan pribadi sang Gubernur.

"Kenapa gue berani ngeluarin statement bahwa pak Gubernur Anies Baswedan adalah pembohong karena kita tahu bahwa dia itu berpura-pura rasa prihatin, berpura-pura bahwa Jakarta itu baik-baik saja, dengan tujuan itu nanti untuk Pilpres 2024," ucap Giring dikutip Bisnis dari Podcast Deddy Corbuzier, Selasa (28/9/2021).

Padahal menurut Giring, keadaan Jakarta saat ini sama sekali tidak baik-baik saja.

Politisi PSI itu kemudian menyinggung mengenai dana APBD DKI Jakarta yang digunakan untuk Formula E.

"Di 2019, Anies menunjuk Jakpro sebagai pengada untuk membuat Formula E. Trus di akhir 2019, dia melakukan down payment sebanyak 360 M," lanjutnya.

Menurutnya, APBD DKI Jakarta tak di-manage dengan baik oleh sang Gubernur.

Dirinya pun menyayangkan uang yang sebelumnya sudah digunakan untuk rencana diadakan Formula E sebanyak Rp 560 M. Pasalnya uang tersebut, lanjut Giring, diambil dari APBD DKI Jakarta.

"Yang bikin gue nyesek. Rp 560 M itu uang rakyat, itu APBD seratus persen ," kata Giring.

Giring kemudian mengatakan, dari 24 kota di seluruh dunia yang sudah menyelenggarakan Formula E, cuma Jakarta yang memakai komitmen fee.

Dari informasi yang dihimpunnya, negara lain menyelenggarakan Formula E dibiayai oleh pihak swasta.

Lebih lanjut, Giring juga menyoroti kerugian yang dialami beberapa negara penyelenggara Formula E.

Ketidaksetujuan PSI terhadap Formula E dipicu karena penggunaan APBD DKI Jakarta. Terlebih, pihak penyelenggara pernah melakukan simulasi Formula E yang ternyata memberikan jawaban adanya kerugian.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Anies Baswedan gubernur dki Giring Nidji Partai PSI Formula E
Editor : Restu Wahyuning Asih

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top