Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Polri Serahkan Kasus Sumbangan Rp2 Triliun Akidi Tio ke Polda Sumsel

IPW meminta Kapolri untuk memeriksa Kapolda Sumatra Selatan Irjen Polisi Eko Indra Heri yang menerima langsung simbolis bantuan penanganan Covid-19 sebesar Rp2 triliun dari Heriyanti Tio.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 03 Agustus 2021  |  11:21 WIB
Polri Serahkan Kasus Sumbangan Rp2 Triliun Akidi Tio ke Polda Sumsel
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Argo Yuwono/Antara - HO/Divisi Humas Polri

Bisnis.com, JAKARTA - Polri memastikan tidak akan menarik kasus dugaan tindak pidana penipuan yang telah dilakukan putri bungsu Akidi Tio Heriyanti Tio ke Bareskrim Polri.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Polisi Argo Yuwono mengatakan, perkara tersebut tetap akan ditangani oleh Polda Sumatra Selatan (Sumsel) hingga selesai.

Dia meyakini, bahwa Polda Sumatra Selatan dapat bekerja secara transparan dan profesional untuk mengusut perkara tersebut.

"Untuk sementara, penanganannya tetap ada di Polda Sumsel ya," tuturnya saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa (3/8/2021).

Sebelumnya, Plt Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Sugeng Teguh Santoso mendesak Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo agar mengambil alih kasus dugaan penipuan yang telah dilakukan Heriyanti Tio ke Bareskrim Polri.

Tidak hanya itu, IPW juga meminta Kapolri untuk memeriksa Kapolda Sumatra Selatan Irjen Polisi Eko Indra Heri yang menerima langsung simbolis bantuan penanganan Covid-19 sebesar Rp2 triliun dari Heriyanti Tio, meskipun hingga kini dana itu belum bisa dicairkan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

polri ipw polda sumsel
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top