Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Menlu AS Agendakan Pertemuan Sepekan dengan Pejabat Negara Asean

AS mulai mendekati Asean setelah menyebut China merupakan tantangan kebijakan luar negerinya yang paling besar.
Nindya Aldila
Nindya Aldila - Bisnis.com 01 Agustus 2021  |  08:28 WIB
Menlu AS Antony Blinken/Antara - Reuters/Kevin Lamarque
Menlu AS Antony Blinken/Antara - Reuters/Kevin Lamarque

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken akan melakukan pertemuan dengan pejabat di Asia Tenggara pada pekan depan selama 5 hari, sebuah sinyal kuat dari upaya pendekatan AS kepada kawasan.

Hal ini disampaikan oleh pejabat senior Kementerian Luar Negeri AS pada Sabtu, seiring dengan upaya Washington melakukan pendekatan kepada kawasan.

Dilansir dari Channel News Asia pada Minggu (1/8/2021), pertemuan tersebut termasuk pertemuan tahunan dengan 10 menteri luar negeri Asean dan juga ptertemuan terpisah untuk membahas Negara-negara subkawasan Mekong Bawah Myanmar, Kamboja, Laos, Vietnam dan Thailand.

"Saya rasa ini demontrasi yang jelas dari komitmen kami kepada kawasan," kata sumber tersebut saat ditanya oleh Reuters.

Tahun-tahun sebelumnya, pejabat AS tidak pernah menghadiri pertemuan dengan Asean secara langusng, melainkan mengutus pejabat juniornya.

Seperti diketahui, AS mulai mendekati Asean setelah menyebut China merupakan tantangan kebijakan luar negerinya yang paling besar.

Hal tersebut tampak setelah sejumlah diplomat dan menteri berkunjung ke kawasan dengan populasi sekitar 600 juta ini, seperti Wakil Menteri Luar Negeri Wendy Sherman ke Indonesia, Kamboja, dan Thailand pada Mei dan Juni.

Selain itu, Menteri Pertahanan Lloyd J. Austin III baru-baru ini mengunjungi Singapura, Vietnam, dan Filipina. Adapun Wakil Presiden Kamala Harris direncanakan akan mengunjungi Singapura dan Vietnam.

"Pendekatan tingkat tinggi akan membuahkan hasilnya. [Kami] melihat bahwa ketika kami tidak muncul langsung, Anda akan mendengar beberapa keluhan, mungkin karena dipikir tidak menganggapnya serius atau menganggapnya biasa saja," ungkap sumber anonim tersebut.

Pendekatan juga terlihat dari bantuan vaksin yang diberikan. Pada Minggu, Amerika Serikat mengirimkan 3 juta dosis vaksin Moderna Covid-19 ke Vietnam dan juga telah mengirim dosis ke negara-negara Asia Tenggara lainnya.

Pada pertengahan pekan depan AS akan menyumbangkan 23 juta dosis ke negara-negara di Asean yang tengah mengalami lonjakan virus corona dengan tingkat vaksinasi jauh di bawah negara-negara barat, kata pejabat itu.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

asean menlu as ekonomi asean

Sumber : Channel News Asia

Editor : Farid Firdaus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top