Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Rekor! Kasus dan Kematian Akibat Covid-19 di Indonesia Tertinggi di Dunia

Dalam hal jumlah kasus, Indonesia mencatat kasus baru 40.427, sedangkan Brasil hanya sebanyak sebanyak 17.031.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 13 Juli 2021  |  11:19 WIB
Rekor! Kasus dan Kematian Akibat Covid-19 di Indonesia Tertinggi di Dunia
Tangkapan layar update kasus Covid-19 global per 13 Juli 2021. - worldometers.info
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Indonesia mencatat angka kematian akibat Covid-19 sebanyak 67.355 dari 2.567.630 kasus hingga pagi ini setelah terjadi rekor kematian harian 891 orang, menurut data dari Worldometers.info, Selasa (13/7/2021).

Dengan tambahan kematian harian di Indonesia sebanyak 891 orang, maka angka itu telah melewati jumlah kematian harian di Brasil yang tercatat 765 orang hingga hari ini.

Dalam hal jumlah kasus, Indonesia mencatat kasus baru 40.427, sedangkan Brasil hanya sebanyak sebanyak 17.031.

Berada di bawah Brasil dan Indonesia adalah Rusia dengan angka kematian 710 orang dan kasus sebanyak 25.141.

Sedangkan, India dan Kolumbia  masing-masing mencatat angka kematian harian 546 dan 509. Kalau India mencatat kasus harian 30.827, Kolumbia memiliki 18.650 kasus sehari terakhir.

Sebelumnya, pada Sabtu (10/7/2021), Indonesia berada di urutan tiga besar sebagai negara dengan kematian harian tertinggi dunia.

Saat itu, Brasil mencatat 1.443 kematian dan  India 1.165. Sedangkan Indonesia sebanyak -871 orang dan Rusia 726 orang atau di atass klumbia yang  mencatat kematian harian 576 orang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona Covid-19
Editor : Nancy Junita
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top