Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

TNI-Polri Siap Bubarkan Simpatisan Habib Rizieq Shihab di PN Jaktim

Kerumunan simpatisan terdakwa Habib Rizieq Shihab akan dibubarkan karena penyebaran Covid-19 masih sangat tinggi di wilayah DKI Jakarta.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 24 Juni 2021  |  10:58 WIB
TNI-Polri Siap Bubarkan Simpatisan Habib Rizieq Shihab di PN Jaktim
Sejumlah petugas Kepolisian membubarkan massa pendukung Muhammad Rizieq Shihab usai sidang di Jalan Raya Penggilingan, Jakarta Timur, Kamis (27/5/2021). Sebanyak 2.300 personel gabungan TNI/ Polri mengamankan sidang vonis Muhammad Rizieq Shihab terkait kasus kerumunan di Megamendung, Bogor dan Petamburan. - Antara\\r\\n
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Polres Metro Jakarta Timur dan TNI akan membubarkan seluruh simpatisan terdakwa Rizieq Shihab yang berkerumun menjelang putusan hari ini, Kamis (24/6/2021) di Pengadilan Negeri Jakarta Timur.

Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Pol Erwin Kurniawan mengungkapkan alasan pihaknya akan membubarkan kerumunan simpatisan terdakwa Habib Rizieq Shihab karena penyebaran Covid-19 masih sangat tinggi di wilayah DKI Jakarta.

"Kami akan bubarkan dan minta tanggungjawab dari para koordinatornya, karena Jakarta sekarang sedang tinggi penyebaran covid-19," tuturnya saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis (24/6/2021).

Menurut Erwin tim gabungan TNI-Polri sudah siap untu mengamankan sekitaran Pengadilan Negeri Jakarta Timur agar steril dan tidak ada satu pun simpatisan terdakwa yang hadir selama proses putusan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur.

"Tim gabungan TNI-Polri akan mengamankan di sekitaran PN Jaktim," katanya.

Sebelumnya, Muhammad Rizieq Shihab dituntut enam tahun penjara dalam kasus RS Ummi Bogot. Jaksa penuntut umum (JPU) menuntut Rizieq enam tahun penjara mengacu Pasal 14 ayat 1 Undang-Undang No. 1/1946.

Rizieq juga dituntut Pasal 14 ayat 2 UU No. 1/1946 tentang Menerbitkan Keonaran, juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP dan Pasal 15 UU No. 1/1946 juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Kemudian, Pasal 14 ayat 1 UU No. 4/1984 tentang Wabah Penyakit Menular, juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. Terakhir Pasal 216 ayat 1 KUHP, jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

habib rizieq PN Jaktim
Editor : Oktaviano DB Hana
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top