Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Megawati Bawa Prananda Resmikan Patung Soekarno, Sinyal Lemah untuk Puan pada Pilpres 2024?

Prananda merupakan putra kedua Megawati, sedangkan Puan Maharani merupakan anak ketiga sekaligus bungsu. Keduanya aktif di PDI Perjuangan sebagai ketua bidang.
Anggara Pernando
Anggara Pernando - Bisnis.com 06 Juni 2021  |  14:28 WIB
Mantan Presiden Megawati Soekarno Putri (tengah) didampingi Prananda Prabowo (kanan) dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menandatangani prasasti Bung Karno Berkuda di halaman Kementerian Pertahanan, Minggu (6/6/2021). - Twitter Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono @saktitrenggono
Mantan Presiden Megawati Soekarno Putri (tengah) didampingi Prananda Prabowo (kanan) dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menandatangani prasasti Bung Karno Berkuda di halaman Kementerian Pertahanan, Minggu (6/6/2021). - Twitter Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono @saktitrenggono

Bisnis.com, JAKARTA - Momen hangat mengemuka saat Mantan Presiden Megawati dengan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto meresmikan patung Presiden Pertama RI Soekarno hari ini, Minggu (6/6/2021). 

Patung Presiden Soekarno berkuda itu diresmikan bertepatan dengan hari kelahiran sang Proklamator yang jatuh pada hari ini. Presiden Soekarno lahir pada 6 Juni 1901. 

Dalam peresmian ini, mengemuka hanya putra kedua Megawati, Prananda Prabowo yang terlihat hadir dari awal hingga setelah acara. Prananda memang aktif di PDI Perjuangan sebagai salah satu Ketua. Sedangkan dua anak lainnya yakni Puan Maharani yang juga polisi PDI Perjuangan dan Ketua DPR RI maupun anak sulungnya yang lebih banyak berbisnis Mohammad Rizki Pratama tidak terlihat. 

Prananda bahkan tampil di belakang Megawati saat menyampaikan pidato tentang Bung Karno bersama Menteri Pertahanan Prabowo. Spekulasi langsung mengemuka apakah pilihan menampilkan Prananda merupakan sinyal lebih lemah bagi Puan -yang juga ketua DPR RI dan mantan Menteri Koordinator-dalam kontestasi Pilpres 2024 mendatang. Apalagi sejumlah suara mengenai perjanjian Batu Tulis sempat mengemuka yang memungkinkan PDI Perjuangan menempatkan wakil presiden dan mengusung Prabowo Subianto dari Gerinda. Perjanjian yang kemudian ditampik kedua pihak dan ditegaskan tidak lagi berlaku.

Yunarto Wijaya, Pengamat Politik yang juga Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia menyebutkan secara teknis Puan Maharani dikabarkan sedang berada di Manado. 

"Tapi di luar alasan teknis itu, terlalu dini menurut saya untuk berspekulasi mengenai siapa yang akan dipilih ibu Mega untuk kebutuhan Pilpres 2024," kata Yunarto, Minggu (6/6/2021). 

Dia menuturkan sebagai politisi berpengalaman, Megawati akan menghitung faktor penerimaan kader dan publik. Apalagi sebagai Partai Pemenang Pemilu 2014 dan 2019, PDI Perjuangan tentu akan memasang target menang untuk ketiga kalinya setelah era petugas partai Joko Widodo berakhir. 

"Peluang buat PDI Perjuangan buat mencalonkan kadernya untuk menjadi Capres dan tidak sekedar cawapres Gerindra menurut saya jadi sangat besar mengingat di survei-survei elektabilitas PDIP masih jauh di atas Gerindra," katanya.

Yunarto menekankan PDI Perjuangan tidak akan memainkan politik zero-sum game dalam posisi politik trah Soekarno. Menurutnya terdapat dua posisi penting yang dapat dimainkan oleh Megawati, pertama posisi Ketua Umum PDI Perjuangan. Lainnya posisi Capres-Cawapres dalam Pemilu 2024 yang tahapannya dimulai pada 2022 mendatang. 

Zero-sum game adalah permainan yang mengacu pada suatu kondisi di mana keuntungan satu pihak menyebabkan kerugian pihak lain dalam jumlah yang sama. 

"Ini bukan zero-sum game, menerka mana yang akan dianggap sebagai putra/putri mahkota atau tidak, tapi mungkin lebih ke penempatan mana yang dianggap lebih berkompeten mengurus internal PDIP dan mana yang lebih cocok untuk memegang jabatan publik," katanya. 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pdip prabowo subianto Prananda_Muhammad Prananda Prabowo
Editor : Anggara Pernando

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top