Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Modifikasi Cuaca di DKI dan Sekitarnya, BNPB Tebar 9,2 Ton Natrium Klorida

Dalam operasi modifikasi cuaca, BNPB bekerja sama dengan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), dan TNI AU.
Oktaviano DB Hana
Oktaviano DB Hana - Bisnis.com 25 Februari 2021  |  05:30 WIB
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mempersiapkan 9,2 ton bahan semai natrium klorida (NaCl) untuk ditebarkan ke Pesisir Barat Pandeglang. BNPB dan sejumlah badan serta lembaga lain melakukan operasi modifikasi cuaca (TMC) sejak Minggu (21/2/2021) - Dok./BNPB
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mempersiapkan 9,2 ton bahan semai natrium klorida (NaCl) untuk ditebarkan ke Pesisir Barat Pandeglang. BNPB dan sejumlah badan serta lembaga lain melakukan operasi modifikasi cuaca (TMC) sejak Minggu (21/2/2021) - Dok./BNPB

Bisnis.com, JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menggelar operasi teknologi modifikasi cuaca atau TMC untuk mengurangi potensi hujan berintensitas tinggi di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya.

Raditya Jati, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, menjelaskan bahwa dalam operasi ini BNPB bekerja sama dengan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), dan TNI AU. Operasi yang dihelat sejak Minggu (21/2/2021) tersebut juga didukung Pemerintah DKI Jakarta dan instansi terkait lain.

Dia menjelaskan bahwa TMC merupakan pendekatan atau teknik menurunkan hujan dengan menggunakan bahan semai natrium klorida (NaCl) yang diangkut dan ditebarkan ke bibit awan dengan menggunakan pesawat. BNPB menggunakan dua jenis pesawat fixed-wing selama operasi ini berlangsung, yaitu pesawat Casa 212 dan CN-295.

"TMC bertujuan untuk menurunkan hujan ke wilayah yang aman dan jauh dari pemukiman penduduk, atau sebelum awan memasuki kawasan padat penduduk, seperti di wilayah Selat Sunda dan Laut Jawa," jelas Raditya dalam keterangan resmi BNPB.

Menurutnya, hingga kemarin, Rabu (24/2/2021), operasi TMC dengan menggunakan dua jenis pesawat telah mendistribusikan bahan semai NaCl mencapai 9.200 kg. Sebanyak 2.000 kg bahan semai NaCl terdistribusi di wilayah perairan barat daya Lampung dan Selat Sunda bagian utara.

Pada Selasa (23/2/2021), sebanyak 4.000 kg bahan semai NaCl atau natrium klorida terdistribusi di wilayah pesisir barat Pandeglang dan Selat Sunda serta utara Ujung Kulon, Pandeglang, Lebak bagian barat Ujung Kulon  serta Lebak bagian selatan. 

Penyemaian awan atau cloud seeding juga dilakukan di atas kawasan pesisir barat Serang dan pesisir timur Lampung. Bahan semai NaCl sebanyak 800 kg ditaburkan di ketinggian 900 kaki pada Minggu (21/2/2021).  

Sementara itu, pada Senin (22/2/2021), sebanyak 2.400 kg bahan semai didistribusikan di wilayah pesisir barat Teluk Lampung dan Lebak. Penyemaian awan dilakukan pada ketinggian 12.000 kaki.

Pada hari yang sama, sebanyak 800 kg NaCl juga disemai di wiilayah pesisir barat Pandeglang dan Selat Sunda serta utara Ujung Kulon pada ketinggian 9.500 kaki. 

"Operasi TMC diinisiasi oleh BNPB untuk penanganan banjir di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Keberhasilan operasi ini sangat bergantung pada beberapa faktor, antara lain pertumbuhan awan dan arah angin."

Raditya menambahkan BNPB masih memiliki stok bahan semai yang sewaktu-waktu dapat digunakan. Stok bahan semai itu mencapai 25.800 kg.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dki jakarta bnpb bppt
Editor : Oktaviano DB Hana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top