Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pemerintah Klaim Tak Antikritik, Tenaga Ahli KSP: Pelaporan Bisa Saja Terjadi

Sejauh masukan hingga kritik tersebut berbasis data, fakta, dan argumentasi yang kuat, maka akan diterima dengan baik oleh pemerintah.
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 14 Februari 2021  |  09:35 WIB
Ilustrasi Kritik - Istimewa
Ilustrasi Kritik - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Donny Gahral Adian menegaskan bahwa pemerintah tidak antikritik, tetapi dinamika demokrasi memungkinkan terjadinya pelaporan terhadap pengkritik.

“Pemerintah tidak antikritik. Kritik-kritik itu dianggap sebagai masukan untuk memperbaiki kinerja. Apabila kemudian ada dinamika di tengah masyarakat ada yang mengadukan, tentu ini ranah aparat penegak hukum,” katanya kepada awak media, Sabtu (13/2/2021).

Namun, sambungnya, aduan atau pelaporan tersebut tidak serta merta berakhir pada delik pidana karena ada telaah secara seksama ihwal bukti dan yang lainnya.

Dia pun menegaskan bahwa kelompok atau perorangan yang melaporkan pengkritik pemerintah ke pihak berwenang, tidak terafiliasi pemerintah.

“Tapi kalau kemudian ada pemangku kepentingan yang mengadukan, itu kan bukan pemerintah. Kalau memang enggak ada unsur pidana, ya pasti enggak akan diteruskan,” katanya.

Walhasil, Donny pun meminta masyarakat untuk tidak takut untuk menyampaikan aspirasi, keluhan, hingga kritikan terhadap pemerintah.

Menurutnya, sejauh masukan hingga kritik tersebut berbasis data, fakta, dan argumentasi yang kuat, maka akan diterima dengan baik oleh pemerintah.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kritik kebebasan berekspresi Kantor Staf Presiden
Editor : Annisa Sulistyo Rini

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top