Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Usai Tolak Vaksinasi, Ribka Tjiptaning Didepak dari Komisi IX DPR

Rotasi itu tertuang dalam surat bernomor 04/F-PDIP/DPR-RI/1/2021.
Edi Suwiknyo
Edi Suwiknyo - Bisnis.com 19 Januari 2021  |  10:13 WIB
Ribka Tjiptaning Proletariati.  - jakpro
Ribka Tjiptaning Proletariati. - jakpro

Bisnis.com, JAKARTA - PDI Perjuangan merotasi anggota Komisi IX DPR, Ribka Tjiptaning, ke Komisi VII DPR yang membidangi energi dan riset dan teknologi.

Rotasi yang dilakukan oleh partai berlambang banteng tersebut tertuang dalam surat bernomor 04/F-PDIP/DPR-RI/1/2021.

Nama Ribka memang banyak mendapat sorotan. Ribka adalah salah satu anggota DPR yang secara terbuka menolak vaksinasi Covid-19 dalam rapat dengar pendapat dengan Menteri Kesehatan beberapa waktu lalu.

Karena sikap kritisnya, Ribka kemudian mendapat teguran langsung dari DPP PDI Perjuangan. Bahkan, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menegur langsung politisinya tersebut.

“Saya sampai ditegur partai saya, enggak tahu yang melaporkan saya siapa. Tetapi, ini konsekuensi logis, ini keamanan untuk rakyat saya wakil rakyat. Ketika rakyat memilih saya tidak ragu-ragu saya juga bicara tidak ragu-ragu untuk kebenaran,” kata Ribka.

Menurut dia, vaksin buatan Sinovac itu tidak lagi banyak digunakan di China. Informasi itu dia peroleh dari sejumlah temannya yang berdomisili di negeri tirai bambu itu.

“Ini [Sinovac] istilahnya sudah jadi barang rongsokan lah di sana itu orang China itu sudah jarang pakai Sinovac sebetulnya. Makanya, kenapa [vaksin] Merah Putih sudah tidak kita seriuskan lagi sehingga ya sudah ambil saja Sinovac. Kita jujur saja,” kata dia. 

Di sisi lain, dia berpendapat, ada kemungkinan cairan yang disuntikkan kepada Presiden Joko Widodo dan sejumlah tokoh lainnya pada hari ini, Rabu (13/1/2021), bukan vaksin buatan Sinovac. 

Jokowi, menurut dia, tidak bakal mengalami kesulitan jika ditemukan masalah ke depan imbas dari suntikan tersebut. Pasalnya, Jokowi bersama dengan tokoh lainnya dilengkapi dengan fasilitas kesehatan masyarakat yang prima. 

“Kalau pak Jokowi jadi contoh demonstratif begitu disuntik orang pertama, kita semua tahu kalau itu Sinovac, kalau ada apa apa? Ya memang dokternya saja yang ngikuti ada berapa, rumah sakit siap tetapi yang [ada di daerah] di ujung-ujung sana susah,” tuturnya.

Sikap itu disampaikan Ribka berlatar pada pengalamannya saat menjabat sebagai Ketua Komisi IX. Saat itu, dia mengingat, terdapat sejumlah vaksin yang ditemukan bermasalah dan berdampak buruk pada kesehatan masyarakat. 

“Yang tadinya vaksin untuk lumpuh layu malah [jadi] lumpuh layu, yang kaki gajah jadi mati 12 [orang] di Sindang Laya sana di Jawa Barat,” kata dia. 

Presiden Joko Widodo telah disuntik vaksin Covid-19 Sinovac pada hari ini, Rabu (13/1/2021) oleh tim dokter kepresidenan.

"Ngga terasa apa-apa sama sekali," kata Jokowi usai disuntik vaksin Covid-19 seperti ditayangkan Youtube Sekretariat Presiden, Rabu (13/1/2021).

Sebelum menjalani vaksinasi, tim medis terlebih dahulu melakukan pemeriksaan terhadap kondisi kesehatan Presiden Jokowi, seperti mengecek tekanan darah dan suhu tubuh.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pdip Vaksin ribka tjiptaning
Editor : Edi Suwiknyo
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top