Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

International Christian Concern: Kasus Sigi Tak dapat Ditolerir

International Christian Concern (ICC), organisasi Kristen nonpemerintah di Amerika Serikat, pun meminta pemerintah Indonesia segera menindak pelaku.
Nindya Aldila
Nindya Aldila - Bisnis.com 30 November 2020  |  15:30 WIB
Prajurit melakukan penjagaan saat Operasi Tinombala 2016 di Posko Operasi Tinombala 2016 Sektor II Tokorondo, Poso, Sulawesi tengah, Selasa (16/8/2016). - Antara
Prajurit melakukan penjagaan saat Operasi Tinombala 2016 di Posko Operasi Tinombala 2016 Sektor II Tokorondo, Poso, Sulawesi tengah, Selasa (16/8/2016). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - International Christian Concern (ICC), organisasi Kristen nonpemerintah di Amerika Serikat, menilai pembunuhan oleh teroris di Kabupaten Sigi tidak dapat ditolerir.

Organisasi nonpemerintahan atau Non Governmental Organization (NGO) ini pun meminta pemerintah Indonesia segera menindak pelaku.

Hal tersebut disampaikan oleh Manajer ICC Asia Tenggara Gina Goh. Dia mengungkapkan duka yang mendalam atas kejadian pembunuhan yang dilakukan teroris di Sigi.

“Kami mendesak pemerintah Indonesia mengambil tindakan yang diperlukan untuk meminta pertanggungjawaban dan mengadili pelaku,” ungkapnya, seperti dikutip dari situs resminya, Senin (30/11/2020).

Lemban Tongoa terletak di dalam hutan dengan akses informasi dan transportasi terbatas. ICC akan terus mempelajari lebih lanjut detail penyerangan tersebut.

“Tindakan tidak masuk akal seperti itu tidak dapat ditolerir di negara yang membanggakan 'Pancasila,' ideologi negara yang mempromosikan kerukunan dan toleransi beragama,” lanjutnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, sebanyak empat orang jemaat Gereja Bala Keselamatan, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah tewas mengenaskan dan pos pelayanan gereja juga dibakar.

Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Abdul Rakhman Baso menyatakan adanya dugaan terdapat delapan orang yang berasal dari kelompok Mujahid Indonesia Timur (MIT) yang menjadi dalang pembunuhan empat orang tersebut. Kedelapan orang tersebut masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) kelompok teroris.

ICC merupakan organisasi non pemerintah yang berbasis di Washington DC yang perhatian terhadap kasus HAM pada umat Kristiani dan agama minoritas.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

teroris kabupaten sigi teroris poso
Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top