Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kabareskrim Polri Siap Hadir di Sidang Kasus Red Notice Djoko Tjandra

Nama Kabareskrim Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo sempat disebut dalam sidang perkara dugaan tindak pidana gratifikasi penghapusan status red notice Djoko Soegiharto Tjandra.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 27 November 2020  |  17:09 WIB
Kepala Bareskrim Polri (kanan) Komjen Listyo Sigit Prabowo menunjukkan buronan kasus korupsi pengalihan hak tagih (cessie) Bank Bali Djoko Tjandra (kedua kiri) yang ditangkap di Malaysia setibanya di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (30/7/2020). ANTARA FOTO - Nova Wahyudi
Kepala Bareskrim Polri (kanan) Komjen Listyo Sigit Prabowo menunjukkan buronan kasus korupsi pengalihan hak tagih (cessie) Bank Bali Djoko Tjandra (kedua kiri) yang ditangkap di Malaysia setibanya di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (30/7/2020). ANTARA FOTO - Nova Wahyudi

Bisnis.com, JAKARTA - Polri memastikan Kabareskrim Komjen Polisi Listyo Sigit Prabowo akan patuh dan tunduk pada hukum dan memenuhi undangan dari Majelis Hakim Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta jika dibutuhkan keterangannya.

Seperti diketahui, nama Kabareskrim Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo sempat disebut-sebut oleh terdakwa Irjen Pol Napoleon Bonaparte pada saat memberikan keterangan dalam perkara dugaan tindak pidana gratifikasi penghapusan status red notice buronan Djoko Soegiharto Tjandra.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol Awi Setiyono mengatakan bahwa Polri bakal menghormati dan mendukung penuh seluruh proses persidangan terkait kasus dugaan tindak pidana gratifikasi penghapusan status red notice buronan Djoko Soegiharto Tjandra di Pengadilan Tipikor.

"Terkait dengan kegiatan pemanggilan semua kan ada hakim tentunya tadi kita hormati apapun yang terjadi nanti," tuturnya, Jumat (27/11/2020).

Kendati demikian, kata Awi, dirinya memastikan bahwa nama Kabareskrim Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo tidak pernah ada di dalam BAP Irjen Pol Napoleon Bonaparte sewaktu menjadi tersangka maupun dalam BAP tersangka lainya.

"Jadi ini sekali lagi perlu kami jelaskan ini adalah kesaksian terdakwa NB di pengadilan. Tetapi tidak pernah ada di BAP, BAP tersangka sendiri maupun tersangka lainnya," katanya.

Sebelumnya, Kejaksaan Agung membuka peluang untuk memanggil Kabareskrim Komjen Pol Listyo Sigit, Ketua DPR Bambang Soesatyo serta Wakil Ketua DPR Azis Syamsudin di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).

Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Kejagung, Ali Mukartono membenarkan nama ketiga orang itu sempat disebut-sebut oleh terdakwa kasus tindak pidana gratifikasi untuk menghapus status red notice buronan kakap Joko Soegiharto Tjandra di Pengadilan Tipikor.

Ali mengatakan tidak menutup kemungkinan JPU bakal memanggil ketiganya agar perkara tersebut semakin terang-berderang di Pengadilan Tipikor.

"Nah makanya, kalau memang perlu dipanggil ya akan dipanggil. Tetapi kalau tidak perlu dipanggil ya untuk apa kan. Jadi tergantung kepentingannya bagaimana nanti untuk pembuktian di Pengadilan Tipikor," tuturnya, Jumat (27/11/2020).


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

polri kabareskrim Kasus Djoko Tjandra
Editor : Oktaviano DB Hana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top