Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Abu Bakar Baasyir Dirawat di RSCM, Begini Kondisinya

sejak 2017 Abu Bakar Baasyir sudah hampir lima kali mendapat perawatan atau harus dirawat di rumah sakit.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 27 November 2020  |  15:43 WIB
Narapidana terorisme Abu Bakar Ba'asyir menjalani pemeriksaan kesehatan rutin di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta Pusat, Selasa (29/1/2019). - Dok. Achmad Michdan
Narapidana terorisme Abu Bakar Ba'asyir menjalani pemeriksaan kesehatan rutin di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta Pusat, Selasa (29/1/2019). - Dok. Achmad Michdan

Bisnis.com, JAKARTA - Terpidana terorisme Abu Bakar Baasyir kembali dilarikan ke rumah sakit karena kondisinya kembali melemah. Dia dirawat di Rumah Sakit setelah mendapat rekomendasi dari dokter lapas.

"Benar. Dia sudah dirawat di RSCM sejak Senin," kata Kepala Lembaga Pemasyarakatan Gunung Sindur Mujiarto ketika dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Jumat (27/11/2020).

Mujiarto mengatakan, ini bukan kali pertama Abu Bakar Baasyir dilarikan ke rumah sakit. Menurut Mujiarto, sejak 2017 Pimpinan Majelis Mujahidin Indonesia itu, sudah hampir lima kali mendapat perawatan atau harus dirawat di rumah sakit.

Penyebabnya adalah komplikasi penyakit yang dideritanya. "Dulu sempat sakit keras, sampai kakinya bengkak-bengkak. Maklum dia juga kan sudah tua, 80 tahun lebih," kata Mujiarto.

Saat dikonfirmasi soal kemungkinan terpapar Covid-19, Mujiarto menyebut sangat jauh kemungkinan Abu Bakar Baasyir terpapar virus Corona. Sebab, menurut Mujiarto, pendiri pondok pesantren Islam Al'Mumin itu ditahan dalam sel seorang diri.

Mujiarto mengatakan laporan update informasi dari petugas yang menjaga Baasyir di RSCM, disebutkan kondisi Baasyir mulai membaik. "Beliau di RS dijaga petugas kami, juga dari Densus dan Brimob Polda Jabar. Infonya kini membaik," kata Mujiarto.

Mujiarto mengatakan untuk antisipasi adanya penyebaran dan penularan Covid-19 di Lapas Gunung Sindur, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia sejak Kamis 26 November menggelar swab test massal bagi petugas dan penghuni Lapas.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

terorisme narapidana Abu Bakar Ba'asyir

Sumber : Tempo.Co

Editor : Fitri Sartina Dewi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top