Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pangdam Jaya Mengaku Tak Punya Masalah dengan FPI

Dia menyebut dirinya bahkan pernah bertemu dengan pimpinan FPI DKI Jakarta, Muhsin Alatas sebelumnya.
Nancy Junita
Nancy Junita - Bisnis.com 26 November 2020  |  10:36 WIB
Pangdam Jaya, Mayjen Dudung Abdurachman. - Istimewa
Pangdam Jaya, Mayjen Dudung Abdurachman. - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman mengaku tidak pernah memiliki masalah dengan Front Pembela Islam (FPI).

Dia menyebut dirinya bahkan pernah bertemu dengan pimpinan FPI DKI Jakarta, Muhsin Alatas sebelumnya.

Menurut Dudung, pertemuan itu digelar di Markas Kodam Jaya pada pekan lalu atau sebelum pihaknya menggelar apel di Monas.

Dalam pertemuan tersebut, Dudung mengaku mengajak FPI untuk menjaga keutuhan NKRI.

"Silaturahmi saja, sebagai warga negara yang baik, kemudian saya sampaikan mari sama-sama jaga keutuhan NKRI, dan persatuan bangsa," jelas Dudung dikutip dari PMJNews.com, Kamis (26/11/2020).

Sebelumnya, Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman mengakui dirinya yang memerintahkan pencopotan atau penurunan baliho Ketua FPI Rizieq Shihab oleh anggota TNI.

"Sekarang kok mereka (FPI) ini seperti yang ngatur suka-sukanya sendiri, saya katakan itu perintah saya, dan ini akan saya bersihkan semua, tidak ada itu baliho yang mengajak revolusi dan segala macam," tegas Dudung usai mengikuti rapat koordinasi di Jakarta, Jumat (20/11/2020).

Ia juga mengingatkan FPI dan Rizieq Shihab untuk patuh pada aturan hukum yang berlaku. Bahkan, ia menyebut akan membubarkan organisai tersebut jika tak taat pada aturan hukum.

 

"Saya peringatkan dan saya tidak segan menindak dengan keras. Jangan coba menganggu persatuan dan kesatuan, jangan merasa mewakili umat Islam, tidak semua, banyak umat Islam yang berkata berucap dan bertingkah laku baik," tegasnya.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

fpi Pangdam Jaya
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top