Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Peserta Acara Rizieq Positif Covid-19, DPR: Pelajaran Mahal Bagi Yang Abai

Anggota Komisi IX DPR PDIP Rahmad Handoyo berharap peserta agenda Ketum FPI Rizieq Shihab segera ke fasilitas kesehatan bila mengalami gejala Covid-19.
Desyinta Nuraini
Desyinta Nuraini - Bisnis.com 21 November 2020  |  13:53 WIB
Imam Besar Habib Rizieq Shihab (tengah) menyapa ribuan jamaah di jalur Puncak, Simpang Gadog, Ciawi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (13/11/2020). Kedatangan Imam Besar Habib Rizieq Shihab ke Pondok Pesantren (Ponpes) Alam Agrokultural Markaz Syariah DPP FPI, Megamendung, Kabupaten Bogor untuk melaksanakan salat Jumat berjamaah sekaligus peletakan batu pertama pembangunan masjid di Ponpes tersebut.  - Antara
Imam Besar Habib Rizieq Shihab (tengah) menyapa ribuan jamaah di jalur Puncak, Simpang Gadog, Ciawi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (13/11/2020). Kedatangan Imam Besar Habib Rizieq Shihab ke Pondok Pesantren (Ponpes) Alam Agrokultural Markaz Syariah DPP FPI, Megamendung, Kabupaten Bogor untuk melaksanakan salat Jumat berjamaah sekaligus peletakan batu pertama pembangunan masjid di Ponpes tersebut. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Anggota Komisi IX DPR PDIP Rahmad Handoyo mengaku prihatin dengan adanya sejumlah orang yang positif virus corona (Covid-19) pasca-menghadiri serangkaian kegiatan pimpinan FPI, Muhammad Rizieq Shihab.

"Ini menjadi pelajaran mahal buat siapapun yang meremehkan dan abai terhadap protokol kesehatan dengan tetap mengadakan kegiatan yang berkerumunan massa," ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (21/11/2020).

Dia berharap agar mereka yang sempat menghadiri kegiatan pentolan FPI itu segera ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala yang mirip dengan gejala Covid-19.

"Segeralah ke fasilitas kesehatan yang terdekat biar ledakan Covid dari dampak kemarin bisa ditekan," tegas politikus PDI Perjuangan ini.

Menurutnya akan jadi masalah bila banyak dari mereka yang tidak mengalami gejala Covid-19 sehingga sulit terdeteksi dan akhirnya menulari keluarga dan lingkunganya.

"Untuk itu kepada siapapun yang habis acara apapun yang ada kerumunan seperti kemarin, untuk lebih waspada dan hati-hati di keluarganya. Jangan sampai menjadi klaster acara kerumunan dan berujung jadi klaster keluarga maupun lingkungan sekitar," tuturnya.

Lebih lanjut dia mengapresiasi langkah BNPB yang melakukan tracking pada peserta acara Habib Rizieq Shihab (HRS) itu. Dia juga menegaskan bahwa Covid-19 masih sangat berbahaya bagi semua orang.

"Hanya satu cara yang efektif perang lawan Covid, ikutin protokol kesehatan dengan wajib 3M," pungkas Rahmad.

Seperti diketahui, Satgas Covid-19 melaporkan sedikitnya 77 orang positif Covid-19 dampak dari kerumunan di Petambutan, Tebet dan Megamendung.

Kawasan Petambutan, Jakarta Pusat dan Tebet, Jakarta Selatan menjadi lokasi peringatan Maulid Nabi Muhammad yang dihadiri Imam Besar FPI Muhammad Rizieq Shihab. Rizieq juga hadir pada peringatan maulid di Megamendung, Jawa Barat.

Doni menyatakan data terakhir yang diterima pada Kamis (19/11/2020) malam, 7 dari 15 orang positif di wilayah Petamburan. Salah satunya Lurah Petamburan.

Sementara itu, hasil swab antigen untuk Kluster Megamendung, 20 dari 559 orang yang diperiksa positif Corona. Selain itu, terdapat 50 orang positif Covid-19 yang mayoritas berdomisili sekitar Tebet. Data tersebut dihimpun Jumat (20/11/2020).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dpr fpi habib rizieq Covid-19
Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top