Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Jusuf Kalla Sebut Rizieq Shihab sebagai Pemimpin Karismatik

Jusuf Kalla menilai gelombang massa saat menyambut kepulangan dan aktivitas Habib Rizieq disebabkan terjadinya kekosongan kepemimpinan.
Rayful Mudassir
Rayful Mudassir - Bisnis.com 20 November 2020  |  21:58 WIB
Mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla - Youtube
Mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla - Youtube

Bisnis.com, JAKARTA - Wakil Presiden Ke-10 dan 12 Jusuf Kalla menanggapi dampak kepulangan Imam Besar FPI Muhammad Rizieq Shihab. Menurutnya Rizieq merupakan pemimpin yang karismatik.

Saat mengisi diskusi virtual PKSTV pada Jumat (20/11/2020), Jusud Kalla menyinggung permasalahan Rizieq Shihab yang begitu hebat. Pasalnya Polisi hingga TNI turun tangan. Jusuf Kallah menyindir seakan negara tengah menghadapi suatu goncangan. 

Dia menilai bahwa gelombang massa saat kepulangan dan aktivitas Rizieq disebabkan terjadinya kekosongan kepemimpinan. Masyarakat menilai tidak ada yang mampu menyerap aspirasi mereka.

“Ini menurut saya karena ada kekosongan kepemimpinan yang dapat menyerap aspirasi masyarakat luas makanya kekosongan itu, begitu ada pemimpin yang karismatik katakanlah atau ada yang berani memberikan alternatif maka orang mendukungnya,” katanya, Jumat (20/11/2020) malam.

Masyarakat lanjutnya, sudah menganggap tidak lagi memiliki sosok yang dapat diandalkan sebagai penyalur aspirasi. Walhasil kondisi ini harus segera diatasi oleh pemimpin termasuk di kursi dewan.

“Kenapa masyarakat memilih Habib Rizieq untuk menyuarakan dia punya aspirasi? itu pertanyaan yang sangat penting untuk kita evaluasi, jawab khususnya PKS dan partai Islam lainnya."

Situasi ini dinilai harus segera diperbaiki. Apabila dibiarkan maka akan menimbulkan masalah baru. Publik bisa jadi akan mengambil haknya kembali kepada sosok yang dipilihnya baik lewat Pemilu maupun Pilkada.

Kata Jusuf Kalla, aspirasi masyarakat tetap harus didengar. Para pemimpin juga mesti mengetahui masalah yang dialami publik.

“Aspirasi ini harus kita dengar aspirasi ini, para pemimpin harus mengetahui tentang masalah itu. Kita membikin lobang kekosongan yang diisi dengan demokrasi jalanan lagi. Ini menimbulkan masalah baru dan akan menghambat pertumbuhan ekonomi,” ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jusuf kalla fpi habib rizieq
Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

BisnisRegional

To top