Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bintang Mahaputera Gatot Nurmantyo, Mahfud MD: Pemerintah Pasti Dipersoalkan

Mahfud menjelaskan pemerintah pasti dipersoalkan bila memberi atau tidak memberi Bintang Mahaputera ke Gatot Nurmantyo.
Setyo Aji Harjanto
Setyo Aji Harjanto - Bisnis.com 03 November 2020  |  21:08 WIB
Presiden Joko Widodo (tengah) didampingi Jenderal TNI Gatot Nurmantyo (kanan) saat masih menjabat Panglima TNI, Menko Polhukam Wiranto (kedua kanan), dan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian (kiri), Senin (24/7/2017). - Antara/Puspa Perwitasari
Presiden Joko Widodo (tengah) didampingi Jenderal TNI Gatot Nurmantyo (kanan) saat masih menjabat Panglima TNI, Menko Polhukam Wiranto (kedua kanan), dan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian (kiri), Senin (24/7/2017). - Antara/Puspa Perwitasari

Bisnis.com, JAKARTA - Rencana Pemerintahan Presiden Jokowi memberikan Bintang Mahaputera kepada Mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo mengundang komentar warganet.

Mulanya, akun twitter Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfid MD yang menyebutkan rencana pemberian Bintang Mahaputera ke salah satu petinggi KAMI itu.

Mahfud pun menjelaskan pemerintah pasti dipersoalkan bila memberi atau tidak memberi Bintang Mahaputera ke Gatot Nurmantyo.

Jika memberi, ucap Mahfud, Pemerintah akan dibilang membungkam Gatot Nurmantyo. Namun sebaliknya, jika tidak memberi, pemerintah akan dinilai diskriminatif kepada yang kritis.

Kendati demikian, Mahfud menjelaskan bahwa Bintang Mahaputera itu adalah hak Gatot Nurmantyo.

"Pemerintah tahu bahwa memberi atau tidak memberi bintang mahaputra kepada Pak Gatot Nurmantyo (GN) pasti ada yang menyoal. Jika diberi dibilang untuk membungkam, jika tak diberi dibilang diskriminatif kepada yang kritis. Tapi Bintang Mahaputra itu hak Pak GN seperti juga haknya Bu Susi Pujiastuti dll," ucap Mahfud, dikutip dari akun twitternya @mohmahfudmd, Selasa (3/11/2020).

Sebelumnya, akun twitter Menko Polhukam hari ini mencuitkan rencana pemberian gelar Pahlawan Nasional dan penganugerahan Bintang Mahaputera.

Disebutkan Mahfud MD, di antara yang akan menerima Bintang Mahaputera tersebut adalah Mantan Panglima TNI Jenderal Purn. Gatot Nurmantyo.

Cuitan Mahfud MD itu lantas memancing beragam tanggapan dari warganet. Mulai dari menanggapi soal setiap Panglima TNI mendapat bintang jasa, hingga mereka yang mengaku terkejut, bahkan ada juga yang bertanya apakah ini salah tulis.

Akun @rryaza misalnya berkomentar dengan mengajukan pertanyaan singkat, "Serius Pak GN pak?,"cuitnya.

Sementara akun @FransLS menulis "Mengejutkan..."

Sedangkan akun @William_Tan_new menyampaikan pertanyaan dengan nada satire.

"ini typo ya(Nasiona)? mohon maap sekedae bertanya," cuitnya.

Sementara akun @rheza_wahid menulis "Seribu kawan terlalu sedikit Satu musuh terlalu banyak.."

Sedangkan akun @cabernetmerlott mengajukan pertanyaan ini ke @mohmahfudmd, "Semua mantan panglima pasti dapet BM kan pak?"

Adapula komentar menggelitik dari akun @ujug_em yang membuat metafora tinju.

"Kalau dalam dunia olahraga tinju ada yg namanya clinch and jab....yaitu merangkul lalu memukul perlahan2 tapi pasti, dan taktik inilah yg di pakai mantan juara dunia Muhammad ali...salam olahraga," ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi mahfud md Gatot Nurmantyo
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

BisnisRegional

To top