Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Viral Komodo di Area PLTD, Ini Komentar PLN

Unggahan komodo yang tampak melintas di PLTD Komodo milik PLN viral setelah diunggah di media sosial Twitter dengan akun @KawanBaikKomodo.
Muhammad Ridwan
Muhammad Ridwan - Bisnis.com 02 November 2020  |  19:27 WIB
Dua ekor Komodo (Varanus Komodoensis) penghuni pulau Komodo sedang berjalan di pinggir salah satu restoran di pulau Komodo, Manggarai Barat, NTT Selasa (20/1/2020). Jumlah populasi Komodo di pulau tersebut kini mencapai 1.739 ekor.  - ANTARA
Dua ekor Komodo (Varanus Komodoensis) penghuni pulau Komodo sedang berjalan di pinggir salah satu restoran di pulau Komodo, Manggarai Barat, NTT Selasa (20/1/2020). Jumlah populasi Komodo di pulau tersebut kini mencapai 1.739 ekor. - ANTARA

Bisnis.com, JAKARTA — PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) menanggapi unggahan video seekor komodo di depan pembangkit listrik tenaga diesel yang tengah viral di media sosial.

Ketika menanggapi hal itu, Direktur Mega Proyek PLN Ikhsan Asaad mengatakan bahwa kendati tidak mengetahui secara pasti, kemungkinan komodo yang terlihat hendak masuk ke PLTD itu untuk mencari tempat yang lebih hangat.

Dia menuturkan bahwa kawasan PLTD kerap disinggahi sejumlah hewan, seperti pengalamannya di Maluku yang tak jarang ditemukan ular.

"Memang di dalam PLTD walaupun brisik, tapi hangat, tapi saya bukan orang perhewanan. Namun, sejauh ini tidak pernah ada permasalahan, saya kira semua teman di sana bersahabat dengan alam," ungkapnya saat konferensi pers yang digelar Senin (2/11/2020).

Unggahan komodo yang tampak melintas di PLTD Komodo milik PLN viral setelah diunggah di media sosial Twitter dengan akun @KawanBaikKomodo.

Video berdurasi 30 detik itu pertama kali diunggah pada Sabtu (31/10/2020) dan telah ditonton sebanyak 8.826 kali.

"Tragis! PLTD di Habitat Komodo.

Video ini diambil warga di instalasi PLN P Komodo, sumber listrik u fasilitas2 negara  & u warga desa Komodl (2000 jiwa, 500 KK).

Memang sudah lama warga Komodo mendambalan listrik dan mau bayar, tp mengapa PLN & KLHK tdk bangun Energi Terbarukan?" tulis akun tersebut.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

PLN komodo
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

BisnisRegional

To top