Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

PBB Minta Armenia dan Azerbaijan Gencatan Senjata

Guterres menyoroti salah satu serangan paling mematikan terhadap warga sipil sejauh ini.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 19 Oktober 2020  |  07:15 WIB
Sekjen PBB Antonio Guterres - Reuters
Sekjen PBB Antonio Guterres - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Sekjen PBB Antonio Guterres meminta Armenia dan Azerbaijan untuk menghormati gencatan senjata dan mengutuk serangan terhadap warga sipil dalam perebutan Nagorno-Karabakh yang telah menewaskan ratusan orang.

Guterres menyoroti salah satu serangan paling mematikan terhadap warga sipil sejauh ini.

Dia mengatakan sebuah rudal menghantam daerah pemukiman kota kedua di Azerbaijan, Ganja pada Sabtu (17/10/2020) yang menewaskan 13 orang termasuk anak-anak.

Sedangkan, Nagorno-Karabakh, wilayah yang disengketatakan kedua negara, menyatakan 37 lagi tentaranya tewas kemarin seperti dikuttip Aljazeera.com, Senin (19/10/2020).

Dengan demikian, Kementerian Pertahanan Nagorno-Karabakh, yang berpenduduk etnis Armenia, mengatakan korban tewas militer menjadi 710 orang.

Sementara itu, Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan menuduh Amerika Serikat, Rusia, dan Prancis memberikan dukungan militer terhadap Armenia.

Berbicara dalam bahasa Sirnak di Turki tenggara, Erdogan menegaskan kembali dukungannya untuk Azerbaijan.

Dia mengatakan dia "berdoa" agar negara iu bisa berhasil dalam konflik dengan mengusir orang-orang Armenia dari "wilayah pendudukan."

Dalam perang yang dimulai pada 27 September itu, Azerbaijan dilaporkan kembali menembak jatuh jet tempur Su-25 Armenia setelah sebelumnya juga berhasil menjatuhkan pesawat canggih tersebut.

Dalam sebuah pernyataan, kementerian tersebut menyatakan pesawat serang Su-25 mencoba melancarkan serangan udara terhadap posisi Azerbaijan di wilayah Jabrayil ketika ditembak jatuh.

Jet tersebut dihancurkan oleh pasukan Azerbaijan sekitar pukul 12:30 tadi malam.

Shushan Stepanyan, Juru Bicara Kementerian Pertahanan Armenia, mengatakan di Twitter bahwa Azerbaijan menembakkan peluru artileri dan roket pada Minggu dini hari.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pbb turki
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

BisnisRegional

To top