Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Polisi Bubarkan Acara KAMI di Surabaya saat Gatot Nurmantyo di Podium

Pembubaran diduga karena ada aksi penolakan dari sejumlah orang. Kejadian ini terekam dalam video singkat yang tersebar di media sosial.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 29 September 2020  |  05:33 WIB
Gatot Nurmantyo mencium tangan Susilo Bambang Yudhoyono - Instagram
Gatot Nurmantyo mencium tangan Susilo Bambang Yudhoyono - Instagram

Bisnis.com, SURABAYA - Acara silaturahmi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) yang dihadiri oleh salah satu deklaratornya, Gatot Nurmantyo, di Surabaya dibubarkan polisi.

Pembubaran diduga karena ada aksi penolakan dari sejumlah orang. Kejadian ini terekam dalam video singkat yang tersebar di media sosial.

Ketua Komite Eksekutif KAMI, Ahmad Yani, membenarkan adanya pembubaran itu.

"Saya dapat info dari Surabaya seperti itu," katanya, Senin (28/9/2020).

Dalam video tersebut, tampak Gatot yang sedang berada di atas podium dihampiri seseorang berbaju kemeja putih. Kepada hadirin, ia menjelaskan jika orang tersebut berasal dari Kepolisian.

Gatot menuturkan pihaknya siap membubarkaan diri asal massa yang menolak acara KAMI juga bubar.

"Kalau polisi minta dibubarkan, di sana juga bubar di sini bubar. Mari kita bubar ikuti apa yang disampaikan oleh aparat kepolisian," ucap Gatot kepada peserta silaturahmi.

Gatot Nurmantyo meminta peserta acara menghormati instruksi dari kepolisian.

"Beliau petugas adalah pemerintah, kita sama-sama junjung tinggi apa yang beliau laksanakan," tuturnya.

Mantan Panglima TNI itu pun meminta maaf jika acara silaturahmi KAMI ini sampai menimbulkan demonstrasi.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

polisi Gatot Nurmantyo

Sumber : Tempo.Co

Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top