Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Foto-Foto Sang Pengantar Korban Covid-19 Ke Persemayaman Terakhir

Selain tenaga medis, sejumlah 'pahlawan' lain juga patut diberikan apresiasi tinggi. Salah satunya petugas pemakaman jenazah Covid-19. Mereka sehari-hari bertugas menyiapkan lubang makam bagi korban Covid-19 dengan protokol kesehatan yang ketat. Dalam sehari mereka bisa menggali puluhan lubang, tergantung dari jumlah kematian hari itu.
Abdullah Azzam
Abdullah Azzam - Bisnis.com 22 September 2020  |  09:21 WIB
Petugas penggali makam jenazah Covid-19 menurunkan peti ke dalam liang lahat di komplek pemakaman Pondok Ranggon. Antara Foto - Muhammad Adimaja
Petugas penggali makam jenazah Covid-19 menurunkan peti ke dalam liang lahat di komplek pemakaman Pondok Ranggon. Antara Foto - Muhammad Adimaja

Bisnis.com, JAKARTA - Pada masa pandemi ini, segala daya upaya dilakukan pemerintah untuk meredam penyebaran Covid-19. Tak hanya memperhatikan sektor ekonomi saja, pemerintah juga telah memberikan yang terbaik untuk garda terdepan penanganan virus corona. Selain tenaga medis, sejumlah 'pahlawan' lain juga patut diberikan apresiasi tinggi. Salah satunya petugas pemakaman jenazah Covid-19.

Mereka sehari-hari bertugas menyiapkan lubang makam bagi korban Covid-19 dengan protokol kesehatan yang ketat. Dalam sehari mereka bisa menggali puluhan lubang, tergantung dari jumlah kematian hari itu.

“Kita menyiapkan lubang paling dikit 20 lubang, tapi kita pernah sampai 40 lubang gara-gara yang meninggal banyak, dan itu rekor yang pernah kita lakukan,” kata penggali makam Komplek Pemakaman Covid-19 Pondok Ranggon, Junaedi. Tentu saja, rasa takut terpapar selalu ada. Kecemasan terbesar mereka adalah membawa virus itu ke lingkungan keluarga .

Menurut pria bertubuh kurus itu, ketakutan terbesar dirinya bukan dari jenazah yang terpapar virus, namun dari para ahli waris, kerabat dan teman yang mengantarkan jenazah. Karena menurutnya, jenazah yang telah dibawa ke pemakaman telah melewati protokol yang ketat termasuk terbungkus plastik secara rapih.  Apabila ada kerusakan para petugas berhak menolak jenazah untuk dimakamkan. Sementara para pengantar belum tentu mereka aman dari virus tersebut.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Ketua grup B petugas gali makam untuk jenazah Covid-19, Andi, untuk perlindungan diri mereka telah menyiapkan sejumlah peralatan. Selain baju hazmat, mereka membekali diri dengan pembersih tangan, sarung tangan dan plastik steril. Saat tiba di rumah, sebelum berkumpul dengan dengan keluarga, mereka mandi dan seluruh perlengkapannya direndam cairan disinfektan.

Pemerintah juga memberikan perhatian khusus bagi mereka. Dengan besarnya resiko pekerjaan tersebut, pemerintah telah menyiapkan dana insentif sebesar Rp1 juta per orang, dimana dana tersebut dibayarkan per bulannya.

“Selain insentif sih, sebenarnya pengennya nih Covid-19 buru-buru selesai, dan tolong yang pada nganter jenazah jaga jarak, pada pake masker dan ikutin protokol kesehatan, jangan suka marah-marah sama kita, kalau kita nanti kena dan mati terus siapa yang nguburin.” ujar pria bertubuh besar tersebut sambil tertawa.

Berikut foto-foto Sang Pengantar Korban Covid-19 Ke Persemayaman Terakhir :

Petugas penggali makam jenazah Covid-19 menulis nama dan kelompok yang bertugas di komplek pemakaman Pondok Ranggon. Antara Foto/ Muhammad Adimaja

Petugas penggali makam menyiram air di komplek pemakaman Pondok Ranggon. Antara Foto/ Muhammad Adimaja

Petugas penggali makam jenazah Covid-19 menggali lubang di komplek pemakaman Pondok Ranggon. Antara Foto/ Muhammad Adimaja

Petugas penggali makam jenazah Covid-19 menggali lubang di komplek pemakaman Pondok Ranggon. Antara Foto/ Muhammad Adimaja

Petugas penggali makam untuk jenazah Covid-19 Junaedi berpose di komplek pemakaman Pondok Ranggon. Antara Foto/ Muhammad Adimaja

Petugas penggali makam jenazah Covid-19 bersiap menurunkan peti di komplek pemakaman Pondok Ranggon. Antara Foto/ Muhammad Adimaja

Petugas penggali makam jenazah Covid-19 bersiap menurunkan peti di komplek pemakaman Pondok Ranggon. Antara Foto/ Muhammad Adimaja

Petugas penggali makam jenazah Covid-19 menurunkan peti ke dalam liang lahat di komplek pemakaman Pondok Ranggon. Antara Foto/ Muhammad Adimaja

Petugas penggali makam menunggu kerabat jenazah korban Covid-19 mengumandangkan adzan di komplek pemakaman Pondok Ranggon. Antara Foto/ Muhammad Adimaja

Petugas penggali makam jenazah Covid-19 menunjukan barang-barang seperti pembersih tangan, sarung tangan steril dan plastik jas hujan di komplek pemakaman Pondok Ranggon. Antara Foto/ Muhammad Adimaja

Petugas penggali makam jenazah Covid-19 disemprot desinfektan usai memakaman di komplek pemakaman Pondok Ranggon. Antara Foto/ Muhammad Adimaja

Petugas penggali makam jenazah Covid-19 menyantap makanan di komplek pemakaman Pondok Ranggon. Antara Foto/ Muhammad Adimaja

Petugas penggali makam jenazah Covid-19 mengendarai motornya meninggalkan komplek pemakaman Pondok Ranggon. Antara Foto/ Muhammad Adimaja

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pemakaman covid-19
Editor : Abdullah Azzam
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top