Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Syekh Ali Jaber Ditikam, Mahfud MD: Pelaku Perusak Persatuan

Mahfud menegaskan Pemerintah menjamin kebebasan ulama untuk terus berdakwah.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 14 September 2020  |  09:12 WIB
Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan Mahfud MD memberikan arahan saat Rapat Koordinasi Kesiapan Pelaksanaan Pilkada Serentak Tahun 2020 di Surabaya, Jawa Timur, Jumat (26/6/2020). Rapat yang dihadiri perwakilan dari KPU Provinsi Jawa Timur, Bawaslu Jawa Timur dan sejumlah kepala daerah kabupaten - kota tersebut membahas isu strategis dalam rangka memantapkan pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2020 dengan penerapan secara ketat protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran COVID/19. ANTARA FOT
Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan Mahfud MD memberikan arahan saat Rapat Koordinasi Kesiapan Pelaksanaan Pilkada Serentak Tahun 2020 di Surabaya, Jawa Timur, Jumat (26/6/2020). Rapat yang dihadiri perwakilan dari KPU Provinsi Jawa Timur, Bawaslu Jawa Timur dan sejumlah kepala daerah kabupaten - kota tersebut membahas isu strategis dalam rangka memantapkan pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2020 dengan penerapan secara ketat protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran COVID/19. ANTARA FOT

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD meminta polisi transparan dalam mengusut insiden penusukan Syekh Ali Jaber di Lampung, Minggu (13/9/2020).

"Pelaku penusukan adalah musuh kedamaian dan perusak persatuan yang memusuhi ulama sehingga harus diadili secara fair dan terbuka, serta dibongkar jaringan-jaringannya yang mungkin ada di belakangnya," kata Mahfud, Ahad, 13 September 2020.

Mahfud menegaskan Pemerintah menjamin kebebasan ulama untuk terus berdakwah. Ia pun menginstruksikan agar semua aparat menjamin keamanan kepada para ulama yang berdakwah dengan tetap mengikuti protokol kesehatan di era Covid-19.

Bagi Mahfud Md, Syekh Ali Jaber adalah ulama yang banyak membantu Pemerintah menyiarkan kebaikan. Ia menyebut Syekh Ali menerapkan Islam sebagai rahmat dan sumber kedamaian di dunia, Islam wasathiyyah.

"Selama ini  beliau selalu berdakwah sekaligus membantu satgas Covid-19 dan BNPB untuk menyadarkan umat agar melakukan salat di rumah pada awal-awal peristiwa Corona," kata Mahfud.

Tokoh Pemuda Mengecam

Tokoh pemuda Lampung Rycko Menoza SZP mengaku ikut prihatin atas musibah yang menimpa Syekh Ali Jaber yang ditikam orang tak dikenal saat mengisi Kajian Minggu dan Wisuda Tahfidz di Masjid Falahuddin, Bandarlampung, Minggu (13/9/2020) sore.

"Kasus ini menjadi atensi pihak kepolisian, agar dapat mengusut tuntas kasus tersebut," kata Rycko, di Bandarlampung, Minggu (13/9/2020) malam.

Ketua MPW Pemuda Pancasila Lampung itu mengatakan bahwa peristiwa ini harus menjadi perhatian bersama karena tindak kriminalitas seperti ini masih terjadi di Bandarlampung. Apalagi sampai menimpa seorang ulama besar Indonesia.

Kemudian, lanjutnya, dengan kasus ini, Lampung tentunya menjadi sorotan berbagai pihak karena penusukan ini menjadi konsumsi media massa nasional.

Ia juga berharap, mudah-mudahan hal ini tidak menjadi penilaian negatif di mata publik yang menimbulkan kesan tidak baik atas Kota Bandarlampung, apalagi ini menimpa tokoh agama atau ulama.

"Semoga kondisi Syekh Ali Jaber segera membaik dan bisa melanjutkan kegiatan dakwahnya di Bandarlampung," ujar Rycko, yang juga Bakal calon wali kota Bandarlampung itu.

Sebelumnya, pendakwah asal Madinah Syekh Ali Jaber mengalami insiden penikaman saat sedang ceramah di Masjid Falahuddin, Jl Tamin, Tanjungkarang Barat, Bandarlampung, Minggu (13/9), sekitar pukul 17.00 WIB.

Pemuda pelaku penikaman AA berhasil diamankan sejumlah jamaah dan kemudian dibawa ke pihak kepolisian.

Syekh Ali Jaber mengalami luka tusuk pada lengan kanannya, kemudian mendapatkan perawatan di puskesmas terdekat.

Pihak kepolisian menyatakan kondisi Syekh Ali Jaber perlu mendapatkan perawatan akibat luka di lengannya, namun secara umum kondisinya secara umum sehat.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

mahfud md penikaman

Sumber : Tempo, Antara

Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top