Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kasus Jaksa Pinangki: Djoko Tjandra Tersangka Pemberi Gratifikasi

Kejaksaan Agung menetapkan Joko Soegiharto Tjandra alias Djoko Tjandra sebagai tersangka. Ia dinilai terbukti telah memberikan hadiah atau janji kepada tersangka oknum Jaksa Pinangki Sirna Malasari.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 27 Agustus 2020  |  13:58 WIB
Djoko Tjandra (kedua kiri) saat ditunjukkan kepada wartawan pada konferensi pers Bareskrim Mabes Polri, Kamis (30/7/2020). - Antara
Djoko Tjandra (kedua kiri) saat ditunjukkan kepada wartawan pada konferensi pers Bareskrim Mabes Polri, Kamis (30/7/2020). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Kejaksaan Agung menetapkan Joko Soegiharto Tjandra alias Djoko Tjandra sebagai tersangka. Ia dinilai terbukti telah memberikan hadiah atau janji kepada tersangka oknum Jaksa Pinangki Sirna Malasari.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Hari Setiyono mengemukakan bahwa tim penyidik tidak membutuhkan waktulama untuk menetapkan Djoko Tjandra sebagai tersangka.

Djoko Tjandra hanya diperiksa dua kali sebelum ditetapkan sebagai tersangka yaitu pada Selasa 25 Agustus 2020 dan Rabu 26 Agustus 2020 di Gedung Bundar Kejaksaan Agung.

"Setelah itu pada Rabu 26 Agustus 2020 malam penyidik langsung melakukan gelar perkara dan dilanjutkan pagi ini. Kemudian berdasarkan alat bukti yang cukup, JST ditetapkan jadi tersangka," tutur Hari, Kamis (27/8/2020).

Hari mengemukakan tersangka Joko Soegiharto Tjandra dijerat dengan pasal berlapis yaitu Pasal 5 ayat 1 huruf a UU Tindak Pidana Korupsi Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah Nomor 20 Tahun 2001. Ditambah Pasal 5 ayat 1 huruf b UU Tindak Pidana Korupsi dan Pasal 13 UU Tindak Pidana Korupsi.

"Jadi dengan demikian terkait perkara tersebut, tim penyidik sudah menetapkan dua orang tersangka yaitu pertama yaitu PSM dan JST," kata Hari.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kasus Djoko Tjandra Kejaksaan Agung Jaksa Pinangki
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top