Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pengumuman SBMPTN 2020, Ini 10 Program Studi Saintek dengan Persaingan Terketat

Berikut 10 prodi Saintek dengan keketatan tertinggi pada SBMPTN 2020
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 14 Agustus 2020  |  15:30 WIB
Petugas memasang di bangku nomer ujian Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (arsip2015/ANTARA FOTO - Herman Dewantoro)
Petugas memasang di bangku nomer ujian Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (arsip2015/ANTARA FOTO - Herman Dewantoro)

Bisnis.com, JAKARTA – Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) mencatat ada 10 program studi dari kelompok sains dan teknik (Saintek) yang memiliki keketatan tertinggi.

“Ini bukan dilihat dari jumlah peminatnya, tapi rasio antara peminat dengan yang diterima,” kata etua LTMPT Mohammad Nasih, Jumat (14/8/2020).

Berikut 10 prodi Saintek dengan keketatan tertinggi pada SBMPTN 2020:

1.Teknik Informatika Unpad: Peminatnya 2.465, yang diterima hanya 32. Keketatannya 1:77

2.Kedokteran Gigi Undip: Peminatnya 464 yang diterima 8, keketatan 1:58

3.Kedokteran UGM: Peminatnya 3.565 yang ditermia 62, keketatan 1:58

4.Pendidikan Dokter UI: Peminatnya 2.045, yang diterima 54, keketatan 1:56

5.Ilmu Komputer UGM: Peminatnya 1.330, yang diterima 26, keketatan 1:51

6.Teknik Biomedis UGM: Peminatnya 706, yang diterima 14, keketatan 1:50

7.Teknologi Informasi UGM: Peminatnya 1.760, yang diterima 35, keketatan 1:50

8.Arsitektur UI: Peminatnya 806, yang diterima 18, keketatan 1:45

9.Farmasi UI: Peminatnya 1.059, yang diterima 24, keketatan 1:44

10.Arsitektur UGM: Peminatnya 1.184, yang diterima 28, keketatan 1:42.

LTMPT mencatat pendaftar UTBK tahun ini sebanyak 702.420, peserta yang hadir 661.180, tidak hadir 41.240. Oleh karena itu kehadiran 94,13 persen, peserta reguler 546.370 orang, dan KIP-Kuliah 156.050 orang.

“Persentase kehadirannya ini sangat baik, karena hanya sedikit yang tidak bisa hadir dengan berbagai macam alasan. Tahun sebelumnya tingkat kehadiran hanya 80 sekian persen. Alhamdulillah cukup efektif dan cukup membahagiakan,” kata Nasih dalam konferensi pers, Jumat (14/8/2020).

Adapun, secara keseluruhan dilihat dari jumlah pendaftar dan keketatan, UGM menempati urutan tertinggi dengan pandaftar sebanyak 62.507 orang, sementara daya tampungnya hanya 2.545 orang.

“Keketatan ini bukan dilihat dari jumlah pendaftarnya, tapi dibandingkan dengan daya tampungnya,” kata Nasih.

Di bawah UGM ada Universitas Brawijaya yang pendaftarnya 61,743 orang sementara daya tampungnya 6.012 orang.

Sementara itu, urutan berikutnya diikuti Universitas Padjadjaran, Universitas Indonesia, Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS), Universitas Diponegoro, Universitas Pendidikan Indonesia, Universitas Negeri Yogyakarta, Universitas Sumatra Utara, dan Universitas Negeri Jakarta.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ugm sbmptn pergurun tinggi
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top