Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bareskrim Gandeng KPK Telusuri Dugaan Korupsi Brigjen Prasetijo

Tim gabungan Bareskrim Polri melakukan tracing terhadap aset milik Brigjen Prasetijo Utomo untuk mendalami aliran dana yang masuk ke rekening pribadinya terkait kasus Djoko Tjandra.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 27 Juli 2020  |  20:41 WIB
Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo (tengah) - Antara
Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo (tengah) - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Kabareskrim Polri Komjen Polisi Listyo Sigit Prabowo berencana menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menelusuri dugaan tindak pidana korupsi Brigjen Prasetijo Utomo.

Menurut Listyo, kerja sama dengan KPK dilakukan untuk memastikan apakah Brigjen Prasetijo Utomo bakal dijerat dengan pasal tambahan yaitu tindak pidana korupsi atau tidak. Pasalnya, Listyo mencurigai bahwa Brigjen Prasetijo Utomo menerima aliran dana dari buronan Joko Soegiharto Tjandra atau Djoko Tjandra.

"Nanti kita lihat kemana saja aliran dana itu," kata Listyo, Senin (27/7/2020).

Menurutnya, tim gabungan Bareskrim Polri hingga kini masih melakukan tracing terhadap aset milik Brigjen Prasetijo Utomo untuk mendalami aliran dana yang masuk ke rekening pribadinya.

"Masih di-tracing oleh tim gabungan Bareskrim Polri," ujarnya.

Sebelumnya, Brigjen Prasetijo Utomo resmi dicopot dari jabatan Karo Korwas PPNS Bareskrim Polri, setelah terbukti membuat surat jalan palsu untuk Djoko Tjandra. Brigjen Prasetijo Utomo juga telah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara itu.

Djoko Tjandra merupakan buronan kasus pengalihan hak tagih (cessie) Bank Bali senilai Rp904 miliar yang ditangani Kejaksaan Agung. Pada 29 September 1999 hingga Agustus 2000, Kejaksaan Agung pernah menahan Djoko.

Namun, Majelis Hakim pada Pengadilan Negeri Jakarta Selatan memutuskan dia bebas dari tuntutan karena perbuatan itu bukan perbuatan pidana melainkan perdata.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

KPK bareskrim Kasus Djoko Tjandra
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top