Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kemenlu: 127.799 WNI Sudah Kembali ke Tanah Air per 15 Juli 2020

Kementerian Luar Negeri mencatat dalam pekan ini ada 3.606 warga negara Indonesia kembali ke Tanah Air.
Nindya Aldila
Nindya Aldila - Bisnis.com 16 Juli 2020  |  15:02 WIB
Sejumlah warga negara Indonesia (WNI) antre untuk mendaftar repatriasi di Bandar Udara Internasional Colombo, Sri Lanka, Jumat (1/5 - 2020) malam. KBRI Colombo merepatriasi mandiri gelombang kedua dengan memulangkan 347 pekerja migran Indonesia (PMI) dari Sri Lanka dan Maladewa ke Indonesia akibat pandemi Covid/19. ANTARA
Sejumlah warga negara Indonesia (WNI) antre untuk mendaftar repatriasi di Bandar Udara Internasional Colombo, Sri Lanka, Jumat (1/5 - 2020) malam. KBRI Colombo merepatriasi mandiri gelombang kedua dengan memulangkan 347 pekerja migran Indonesia (PMI) dari Sri Lanka dan Maladewa ke Indonesia akibat pandemi Covid/19. ANTARA

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Luar Negeri mencatat 127.799 warga negara Indonesia (WNI) telah kembali ke Indonesia pada 18 Maret - 15 Juli 2020 lantaran pandemi virus corona atau Covid-19.

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menjelaskan jumlah repatriasi WNI itu meningkat sebanyak 3.606 orang dibandingkan pekan lalu. "Per 15 Juli,  terdapat 127.799 WNI kembali ke Indonesia," jelasnya dalam konferensi pers di Istana Negara, Kamis (16/7/2020).

Menlu merinci, dari jumlah itu, sebanyak 90.571 WNI dipulangkan dari Malaysia. Jumlah repatriasi dari Malaysia itu bertambah 1.861 WNI dibanding pekan lalu.

Dalam tiga bulan terakhir itu, sambung Retno, ada 25.378 anak buah kapal atau ABK WNI yang kembali ke Tanah Air. Para ABK itu kembali dari 35 negara dan masuk ke Indonesia melalui 5 akses masuk yang terdapat di Bali dan Jakarta.

Dalam sepekan terakhir, ada sekitar 339 ABK WNI yang kembali ke Indonesia. Di samping itu, Menlu mengatakan bahwa tercatat 11.850 WNI dari 55 negara yang melakukan repatriasi mandiri.

"Termasuk 265 WNI dari China yang kemarin, Selasa 14 Juli [kembali ke Indonesia]," ujar Menlu Retno.

Retno juga menegaskan bahwa pemerintah Indonesia terus menyalurkan bantuan kepada WNI yang terdampak Covid-19 di luar negeri. Secara global, perwakilan Indonesia telah 526.864 paket sembako.

Di Malaysia, jelas dia, kedutaan besar Republik Indonesia atau KBRI dan Konsulat Jenderal bekerjasama dengan warga diaspora telah mendistribusikan 451.348 paket bantuan.

"Dan [Kemenlu] terus memonitor setiap bagian wilayah dunia," jelasnya.

Kemenlu pada hari ini juga melaporkan 8 kasus baru Covid-19 dari WNI yang berada di luar negeri. Pada saat yang sama, tercatat satu WNI di Arab Saudi meninggal akibat wabah tersebut.

Berdasarkan informasi Kemenlu pada Kamis (16/7/2020) pukul 08.00, delapan kasus baru Covid-19 WNI di luar negeri itu tersebar di Arab Saudi (1 WNI), Kazakhstan (1 WNI), Kuwait (2 WNI), Mesir (4  WNI).

Satu orang meninggal di Arab Saudi sehingga total WNI yang berpulang akibat wabah itu di negara tersebut mencapai 51 orang. Jumlah kematian WNI akibat Covid-19 di Arab Saudi itu menjadi yang terbesar dibandingkan negara lainnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kemenlu covid-19
Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top