Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Diduga Serangan Maya, Fasilitas Nuklir Iran Rusak Berat

Api melalap bengkel perakitan bahan nukir (sentrifugal), sedangkan beberapa pejabat Iran menyatakan serangan itu kemungkinan sabotase dunia maya.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 06 Juli 2020  |  07:23 WIB
Fasilitas pengayaan nuklir Iran di Natanz - Reuters/Presidential Official Website/Handout
Fasilitas pengayaan nuklir Iran di Natanz - Reuters/Presidential Official Website/Handout

Bisnis.com, JAKARTA - Kebakaran yang terjadi Kamis (3/7/2020), di fasilitas nuklir Iran telah menyebabkan kerusakan berat, menurut seorang juru bicara badan energi nuklir Iran, Behrouz Kamalvandi.

Dia mengatakan penyebab kebakaran di situs pengayaan Natanz telah diketahui, namun dia tidak bersedia memberi rincian.

Juru bicara itu menambahkan bahwa mesin yang hancur  akan digantikan oleh peralatan yang lebih canggih.

Api melalap bengkel perakitan bahan nukir (sentrifugal), sedangkan beberapa pejabat Iran menyatakan serangan itu  kemungkinan sabotase dunia maya seperti  dikutip BBC.com, Senin (6/7/2020).

Sentrifugal sendiri diperlukan untuk menghasilkan uranium yang diperkaya dan dapat digunakan untuk membuat bahan bakar reaktor sekaligus senjata nuklir.

Kamalvandi, Juru Bicara Organisasi Energi Atom Iran, mengatakan bahwa para pejabat keamanan tidak berbicara tentang apa yang menyebabkan kebakaran Natanz, karena alasan keamanan.

Insiden itu, katanya, telah menyebabkan kerusakan signifikan, tetapi tidak ada korban jiwa. Kebakaran dan ledakan lainnya juga terjadi dalam sepekan terakhir di Iran.

Kamalvandi menambahkan: "Insiden ini dapat memperlambat pengembangan dan produksi sentrifugal canggih dalam jangka menengah ... Iran akan mengganti bangunan yang rusak dengan yang lebih besar yang memiliki peralatan lebih maju."

Kebakaran terjadi di salah satu gudang industri yang sedang dibangun.

Badan Energi Atom Internasional kemudian menerbitkan foto yang memperlihatkan sebagian bangunan terbakar, yang diidentifikasi oleh para analis yang berbasis di AS sebagai bengkel perakitan sentrifugal baru.

Para pejabat Iran yang tidak disebutkan namanya mengatakan mereka percaya api itu adalah hasil dari serangan dunia maya, tetapi tidak mengutip bukti.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

iran nuklir iran
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top