Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

VIRUS CORONA: 1.088 Pasien dalam Pengawasan Meninggal di Jawa Tengah

persentase PDP meninggal di Provinsi Jawa Tengah mencapai 13,89 persen dari keseluruhan PDP yang tercatat di Jawa Tengah sebanyak 7.834 orang.
Nyoman Ary Wahyudi
Nyoman Ary Wahyudi - Bisnis.com 23 Juni 2020  |  08:16 WIB
Sejumlah petugas medis memakamkan jenazah pasien positif COVID-19 dengan menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap di Padang, Sumatera Barat, Sabtu (28/3/2020). ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra - hp
Sejumlah petugas medis memakamkan jenazah pasien positif COVID-19 dengan menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap di Padang, Sumatera Barat, Sabtu (28/3/2020). ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra - hp

Bisnis.com, JAKARTA -  Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah (Jateng) melaporkan terdapat 1.088 pasien dalam pengawasan atau PDP yang meninggal dunia terkait virus corona penyebab Covid-19 hingga hari ini, Selasa (23/6/2020).

Berdasarkan laporan terbaru https://corona.jatengprov.go.id/data pagi ini, persentase PDP meninggal di Provinsi Jawa Tengah mencapai 13,89 persen dari keseluruhan PDP yang tercatat di Jawa Tengah sebanyak 7.834 orang.

Sementara itu, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah mencatat, hingga hari ini jumlah kematian pasien positif Covid-19 di Jawa Tengah sebanyak 235 atau sekitar 8,36 persen dari keseluruhan kasus positif Covid-19 sebanyak 2.810 orang.

Direktur Pengembangan Strategi Penanggulangan Bencana BNPB Agus Wibowo menerangkan Provinsi Jawa Tengah mulai mengalami peningkatan kasus pada 10 hingga 13 Juni lalu. Peningkatan kasus itu disebabkan karena adanya klater transmisi lokal virus yang baru.

“Seperti klaster pengantin di Semarang. Info dari media wilayah lain yang kasusnya cukup tinggi adalah Kabupaten Semarang, Kabupaten Demak dan Kota Magelang,” tuturnya.

Kendati demikian, dia mengatakan, peningkatan kasus di Provinsi Jawa Tengah tidak secepat milik Provinsi Jawa Timur.

“Jawa Tengah memang mulai menanjak tapi tidak secepat Jawa Timur, semoga Pak Ganjar bisa mengatasinya,” ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jawa tengah Virus Corona covid-19
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top