Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Astaga, Sebanyak 110 Perawat Jawa Timur Terinfeksi Virus Corona

Pandemi virus corona yang belum berakhir, juga menyerang perawat di Jawa Timur dan telah membunuh 5 perawat.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 23 Juni 2020  |  00:54 WIB
Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan (FKKMK) Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Sleman, mengadakan deteksi Covid-19 untuk tenaga kesehatan puskesmas dan komunitas di Kabupaten Sleman dengan menggunakan alat RDT buatan UGM sendiri. - Antara
Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan (FKKMK) Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Sleman, mengadakan deteksi Covid-19 untuk tenaga kesehatan puskesmas dan komunitas di Kabupaten Sleman dengan menggunakan alat RDT buatan UGM sendiri. - Antara

Bisnis.com, SURABAYA - Ketua Dewan Pengurus Wilayah Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Timur Nursalam mengungkapkan ada sebanyak 110 perawat di provinsi itu yang terinfeksi virus corona (Covid-19).

“Dari 110 perawat yang terpapar Covid-19, tujuh orang di antaranya meninggal dunia, termasuk 5 perawat di Surabaya,” katanya, Senin (22/6/2020) malam.

Dari data PPNI Jatim, kata dia, Surabaya masih menempati peringkat pertama dengan 49 perawat yang terpapar Covid-19, kemudian Sidoarjo ada sembilan perawat, Tulungagung tujuh perawat, serta Probolinggo dan Jombang masing-masing empat perawat.

Berikutnya di Madiun, Malang, Banyuwangi dan Sumenep masing-masing dua perawat, lalu di Kediri terdapat satu perawat dan di beberapa daerah lainnya.

Dia mengatakan salah satu penyebab terus bertambahnya perawat yang terpapar Covid-19 ini adalah beban kerja yang tinggi hingga imun tubuh menurun. DPW PPNI Jatim berharap perawat dapat menjaga nutrisi vitamin dan istirahatnya.

"Dilonggarkannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ini menjadi tantangan bagi para perawat untuk terus maju dan jangan menyerah memberikan pelayanan yang terbaik dan profesional," ucapnya.

Selain itu, diharapkan agar masyarakat mau jujur saat ditangani petugas medis agar jumlah perawat yang terpapar Covid-19 tidak semakin bertambah, demikian Nursalam.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona perawat surabaya jatim jawa timur

Sumber : Antara

Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top