Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ekonomi Israel Anjlok Akibat Covid-19, Terendah Sejak 2012

Jumlah pengangguran Israel juga melonjak signifikan yakni berada di angka 27,4 persen alias naik dibanding catatan di pengujung Maret (27,4 persen).
Herdanang Ahmad Fauzan
Herdanang Ahmad Fauzan - Bisnis.com 25 Mei 2020  |  23:20 WIB
Bendera Israel - Reuters
Bendera Israel - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Biro Pusat Statistik Israel mengumumkan kondisi perekonomian negara sepanjang Kuartal I/2020, Senin (25/5/2020). Berdasarkan data yang dirilis, perekonomian Israel mengalami pukulan yang terbilang telak akibat pandemi Covid-19.

Menurut catatan pemerintah, produk domestik bruto (PDB) Israel pada kuartal I/2020 mengalami penurunan 7,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (year-on-year/yoy). Ini adalah kali pertama Israel mengalami kontraksi ekonomi pada kuartal pertama sejak 2012.

Tak cuma itu, jumlah pengangguran di negara tersebut juga melonjak signifikan. Berdasarkan survei pemerintah per 26 April 2020, tingkat pengangguran di Israel berada di angka 27,4 persen alias naik dibanding catatan di pengujung Maret (27,4 persen).

Statistik-statistik memprihatinkan tersebut kini menjadi tantangan berat buat Israel Katz, sosok yang ditunjuk sebagai Menteri Keuangan baru Israel per 18 Mei 2020 lalu. Katz diprediksi sejumlah pengamat bagai menitikberatkan peran bank sentral Israel untuk mengatasi kondisi saat ini.

Sisi baiknya, kendati mengalami kemerosotan, tingkat penurunan PDB Israel pada Kuartal I tidak seburuk perkiraan di awal. Sebelumnya survei analis yang dilakukan Bloomberg sempat memperkirakan tingkat kemerosotannya berada di kisaran 13 persen.

Adapun, kasus Covid19 di Israel belakangan cenderung menurun. Dalam 24 jam terakhir per Senin (25/5/2020), jumlah kasus tambahan cuma ada 5 orang. Kematian juga tak mengalami peningkatan sama sekali.

Sejauh ini total infeksi di Israel adalah 16.720 kasus, dengan 14.203 di antaranya sudah dinyatakan sembuh dan 280 orang meninggal.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ekonomi israel

Sumber : Bloomberg

Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top