Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Said Didu Diperiksa Polisi, Sudah 5 Jam Berada di Bareskrim Polri

Bareskrim Polri sudah lima jam memeriksa mantan Sekretaris Kementerian BUMN Said Didu terkait perkara dugaan tindak pidana pencemaran nama baik Menteri Koordinator bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 15 Mei 2020  |  15:21 WIB
Said Didu. - Bisnis/Abdullah Azzam
Said Didu. - Bisnis/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA - Bareskrim Polri sudah lima jam memeriksa mantan Sekretaris Kementerian BUMN Said Didu terkait perkara dugaan tindak pidana pencemaran nama baik Menteri Koordinator bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan.

Kepala Bagian Penerangan Umum Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan mengemukakan Said Didu mendatangi Bareskrim Polri sekitar pukul 10.45 WIB dan hingga pukul 15.00 WIB masih dilakukan pemeriksaan. 

Ahmad mengemukakan bahwa Said Didu dimintai keterangannya sebagai saksi sekaligus terlapor di kasus pencemaran nama baik tersebut.

"Kami sampaikan bahwa pada hari ini, yang bersangkutan hadir memenuhi panggilan penyidik dan hingga kini masih dimintai keterangannya," tutur Ahmad, Jumat (15/5/2020).

Dia menjelaskan Said Didu sudah dua kali mangkir dari panggilan tim penyidik Bareskrim Polri terkait perkara tindak pidana pencemaran nama baik itu, tepatnya pada 4 Mei 2020 dan 11 Mei 2020.

Ahmad mengaku belum bisa menjelaskan detail klarifikasi tim penyidik ke Said Didu, karena hal itu merupakan kewenangan tim penyidik.

"Masih diperiksa sampai saat ini, kita tunggu saja ya. Karena itu kewenangan tim penyidik," kata Ahmad.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bareskrim Luhut Pandjaitan Said Didu
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top