Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Terungkap! Koboi Lamborghini AM Mendapat Senpi dari Anak Kandung Ayu Azhari

Polres Metro Jakarta Selatan menyebut koboi pemilik Lamborghini yang menodongkan pistol ke pelajar SMA mendapatkan senjata api itu dari anak kandung Ayu Azhari bernama Axel Djody Gondokusumo (28).
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 08 Januari 2020  |  18:03 WIB
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Andi Sinjaya Ghalib saat mengecek kondisi mobil mewah Lamborghini milik pelaku penodong pelajar SMA dengan senjata api yang disita dan diamankan di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Selasa 24 Desember 2019). - ANTARA/Laily Rahmawaty
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Andi Sinjaya Ghalib saat mengecek kondisi mobil mewah Lamborghini milik pelaku penodong pelajar SMA dengan senjata api yang disita dan diamankan di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Selasa 24 Desember 2019). - ANTARA/Laily Rahmawaty

Bisnis.com, JAKARTA - Polres Metro Jakarta Selatan menyebut koboi pemilik Lamborghini yang menodongkan pistol ke pelajar SMA mendapatkan senjata api itu dari anak kandung Ayu Azhari bernama Axel Djody Gondokusumo.

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Bustomi Purnama mengatakan Axel Djody Gondokusumo, 28, adalah salah satu dari tiga tersangka yang baru saja ditetapkan tim penyidik Polres Metro Jakarta Selatan. Dua tersangka lainnya adalah Muhammad Setiawan Arifin, 25, dan Yunarko, 36.

Ketiga tersangka itu, menurut Bustomi, berkaitan dengan kasus kepemilikan senjata api oleh tersangka AM, 44, pemilik mobil Lamborghini yang menodongkan pistol ke pelajar SMA  beberapa waktu lalu.

"Memang benar itu [anak Ayu Azhari]. Tetapi tidak tahu itu anak sulung atau anak ke berapa ya," tutur Bustomi, Rabu (8/1/2020).

Bustomi menjelaskan bahwa ketiga tersangka itu memiliki peran masing-masing dalam menyuplai senjata untuk AM. Tersangka Axel dan Muhammad Stiawan Arifin menjual senjata api laras panjang jenis AR 15 dan M16 kepada AM, lalu tersangka Yunarko menjual granat ilegal, pistol glock 19 dan zoraki.

Bustomi mengaku pihaknya telah menggeledah kediaman para terangka, namun sama sekali tidak ditemukan senjata api.

"Kami masih mendalami tempat para pelaku ini bekerja," kata Bustomi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

senjata api
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top