Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Polisi Korban Amuk Massa Dirawat Intensif di RS Polri

Polisi yang menjadi korban amuk massa di Jalan Raya Tanjung Barat, Jakarta Selatan, Selasa (12/11/2019) dini hari, menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 13 November 2019  |  07:48 WIB
Polisi Korban Amuk Massa Dirawat Intensif di RS Polri
Ilustrasi pengeroyokan - Istimewa
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Polisi yang menjadi korban amuk massa di Jalan Raya Tanjung Barat, Jakarta Selatan, Selasa (12/11/2019) dini hari, menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

Kapala Bidang Perawatan Medik dan Perawatan RS Polri Kramat Jati Kombes Yoyok Witarto mengatakan korban atas nama Bripda U sedang menjalani perawatan inap untuk pemulihan kondisi fisik.

"Iya," kata Yoyok saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon terkait perawatan Bripda U, Selasa (12/11/2019) malam.

Yoyok belum dapat berkomentar lebih jauh terkait kondisi luka maupun kronologi kejadiannya.

"Belum dilihat, saya baru dapat infonya barusan," katanya.

Bripda U yang diketahui sebagai polisi yang bertugas di Mapolsek Setiabudi, Jakarta Selatan sempat terlibat kecelakaan di Jalan Raya Tanjung Barat.

Kendaraan yang ditumpanginya dilaporkan menyerempet pengendara lain hingga terjadi keributan. Dalam insiden itu, Bripda U dilaporkan sempat menjadi sasaran amuk massa hingga menderita luka dan dirawat di RSUD Pasar Minggu.

Kepala Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Pasar Minggu Nurul kepada wartawan mengatakan Bripda U dirujuk ke RS Polri pada Selasa pagi pukul 07.00 WIB.

"Sudah dirujuk ke RS Polri tadi pagi sebelum jam 07.00 WIB," ujar Nurul.


 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

polisi pengeroyokan

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top