Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Jokowi Ajukan Calon Kapolri Idham Azis ke DPR

Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyatakan pemerintah telah mengajukan Idham Azis sebagai calon kapolri baru kepada DPR pada Rabu (23/10/2019).
Yodie Hardiyan
Yodie Hardiyan - Bisnis.com 23 Oktober 2019  |  13:39 WIB
Wakil Presiden Ma'ruf Amin dan Presiden Joko Widodo saat pelantikan menteri Kabinet Indonesia Maju, Rabu (23/10/2019). JIBI/Bisnis - Abdullah Azzam
Wakil Presiden Ma'ruf Amin dan Presiden Joko Widodo saat pelantikan menteri Kabinet Indonesia Maju, Rabu (23/10/2019). JIBI/Bisnis - Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyatakan pemerintah telah mengajukan Idham Azis sebagai calon kapolri baru kepada DPR pada Rabu (23/10/2019).

Seperti diketahui, Kapolri sebelumnya, Tito Karnavian mengundurkan diri karena ditunjuk oleh Presiden menjadi Menteri Dalam Negeri. Tito telah menjabat sebagai Kapolri sejak 13 Juli 2016.

Jokowi menyatakan pemerintah hanya mengajukan satu nama untuk menjadi Kapolri yaitu Idham Azis. 

"Sudah kami ajukan hari ini ke DPR Pak Idham Azis," kata Jokowi di depan Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (23/10/2019).

Seperti diketahui, Idham sekarang menjabat sebagai Kepala Badan Reserse Kriminal Polri. Sebelum menjadi Kepala Bareksrim, Idham yang merupakan jenderal bintang tiga  itu menjabat sebagai Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya.

Idham, lulusan Akpol 1988 ini berpengalaman dalam bidang reserse.

Dikutip dari Anatara, Rabu (23/10/2019), Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad, mengatakan,  hari ini DPR telah menerima surat presiden yang berisikan pengajuan nama Komisaris Jenderal Polisi Idham Aziz sebagai calon

Kapolri menggantikan Jenderal Polisi Tito Karnavian, yang telah dilantik menjadi menteri dalam negeri.

"Iya benar, namanya Pak Idham Aziz yang tertera dalam Surpres," kata Ahmad, di Jakarta, Rabu (23/10/2019).

 Ia mengatakan surat presiden itu baru diterima DPR pukul 09.00 WIB, Rabu (23/10/2019).

Menurut dia proses selanjutnya adalah uji kelayakan dan kepatutan setelah pimpinan dan anggota Komisi III DPR terbentuk.

"Menunggu Komisi III DPR disepakati dulu pada pekan depan, setelah itu langsung diadakan uji kelayakan," ujarnya.

Saat ini Plt Kepala Kepolisian Indonesia masih dijabat Komisaris Jenderal Polisi Ari Dono sebelum Komisi III DPR memberikan persetujuan pengajuan calon tunggal kepala Kepolisian Indonesia dari Presiden Jokowi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi kapolri dpr
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top