Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Inggris, Jerman, Prancis Kompak Dukung AS Tuduh Iran Serang Aramco

Kekuatan Eropa tersebut mengeluarkan pernyataan bersama setelah Perdana Menteri Inggris Boris Johnson, Kanselir Jerman Angela Merkel, dan Presiden Prancis Emmanuel Macron bertemu di PBB di sela-sela pertemuan Sidang Umum PBB.
Denis Riantiza Meilanova
Denis Riantiza Meilanova - Bisnis.com 24 September 2019  |  16:55 WIB
Asap terlihat di fasilitas pabrik minyak Aramco di kota timur Abqaiq, Arab Saudi, yang diserang pada 14 September 2019. - Reuters
Asap terlihat di fasilitas pabrik minyak Aramco di kota timur Abqaiq, Arab Saudi, yang diserang pada 14 September 2019. - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA--Inggris, Jerman, dan Prancis mendukung Amerika Serikat dalam menyalahkan Iran atas serangan terhadap fasilitas minyak Arab Saudi.

Kekuatan Eropa tersebut mengeluarkan pernyataan bersama setelah Perdana Menteri Inggris Boris Johnson, Kanselir Jerman Angela Merkel, dan Presiden Prancis Emmanuel Macron bertemu di PBB di sela-sela pertemuan Sidang Umum PBB.

"Jelas bagi kami bahwa Iran bertanggung jawab atas serangan ini. Tidak ada penjelasan masuk akal lainnya. Kami mendukung penyelidikan yang sedang berlangsung untuk menetapkan perincian lebih lanjut, ” demikian pernyataan bersama Inggris, Prancis dan Jerman, dikutip dari Reuters, Selasa (24/9/2019).

Ketegangan meningkat pada 14 September lalu, menyusul serangan terhadap fasilitas minyak Saudi Aramco di Arab Saudi. Amerika Serikat dan Saudi kompak menuduh Iran berada di balik serangan tersebut.

Iran sendiri telah menyangkal tuduhan tersebut. Sedangkan kelompok pemberontak Houthi Yaman mengklaim bertanggungjawab atas serangan terhadap Saudi. Adapun Houthi merupakan kelompok yang telah berperang melawan koalisi pimpinan Saudi-Uni Emirat Arab dalam perang saudara yang sedang berlangsung di Yaman sejak 2015.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengucapkan terima kasih kepada negara-negara Eropa atas pernyataan mereka yang menyalahkan Iran atas serangan ke Saudi Aramco.

"Ini akan memperkuat diplomasi dan tujuan perdamaian," ujar Pompeo.

Selain itu, Inggris, Prancis dan Jerman juga mendesak Iran untuk bersedia memulai negosiasi baru mengenai program nuklir dan misilnya.

"Sudah tiba saatnya bagi Iran untuk menerima negosiasi tentang kerangka kerja jangka panjang untuk program nuklirnya serta masalah-masalah yang berkaitan dengan keamanan regional, termasuk program misilnya dan cara pengiriman lainnya," demikian pernyataan bersama Inggris, Prancis dan Jerman.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

saudi aramco iran amerika serikat
Editor : Andhika Anggoro Wening
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top