Pembangunan UIII Terkendala Lahan, Wapres JK Perintahkan Gubernur Jabar dan Wali Kota Depok Terbitkan SK

Pembangunan Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) diharapkan dapat rampung sesuai rencana.
Anggara Pernando
Anggara Pernando - Bisnis.com 22 Agustus 2019  |  13:22 WIB
Pembangunan UIII Terkendala Lahan, Wapres JK Perintahkan Gubernur Jabar dan Wali Kota Depok Terbitkan SK
Wapres Jusuf Kalla memberi keterangan kepada wartawan - Bisnis/Anggara Pernando

Bisnis.com, JAKARTA — Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta Pemerintah Kota Depok dan Gubernur Jawa Barat untuk segera menyelesaikan pengosongan wilayah pembangunan Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII).

"Gubernur [Jawa Barat] dan walikota [Depok], segera terbitkan SK tentang penertibannya," kata JK di Jakarta, Kamis (22/8/2019).

Menurut JK, pembangunan UIII diharapkan dapat rampung sesuai rencana. Kendala pengosongan lahan diharapkan segera dapat dirampungkan.

"Lahan yang kita [butuhkan] harus kita selesaikan [pengosongannya] agar mempercepat proses. Tahun depan itu [UIII] sudah harus operasional," katanya.

Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) direncanakan mulai beroperasi pada 2020. Kampus ini akan menjadi ruang akademik bagi mahasiswa asing yang ingin mengenal Islam di Indonesia lebih dekat. 

Persiapan kampus UIII telah dilakukan sejak tiga tahun lalu lewat Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 57 Tahun 2016 tentang Pendirian UIII pada 29 Juni 2016.

Saat itu Presiden Jokowi menginginkan UIII menjadi pusat kajian peradaban Islam di Indonesia. 

Lebih lanjut Jusuf Kalla menegaskan, kawasan kampus ini dirancang dengan pendekatan tata ruang yang sangat baik.

Hanya 20% areal kawasan yang diisi dengan bangunan. Sedangkan sisanya akan menjadi ruang terbuka hijau dan penampung air.

"Bangun itu kurang lebih 20% dari luas lahan dan setelah itu [selebihnya merupakan] taman dan air, jadi betul-betul ini konsep yang bagus," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Universitas Islam, jusuf kalla, universitas, pembebasan lahan

Editor : Stefanus Arief Setiaji
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top